BPBD: Rata-Rata 10 Hotspot Perhari, Tanah Laut Mendominasi

DUTA TV BANJARMASIN – Bertindak sebagai pembina upacara Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor mempimpin apel siaga darurat pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019, di halaman Setda provinsi Kalsel Selasa pagi (30/07/2019).

Dalam apel yang dihadiri BNPB dan BPBD Kalsel serta unsur terkait ini turut dilakukan penyematan tanda peserta siaga darurat pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada sejumlah perwakilan dari TNI, Polri, mahasiswa hingga awak media, yang disematkan langsung oleh Gubernur Kalsel.

Sementara itu berdasarkan dari data BPBD Kalsel hingga akhir Juli ini terdeteksi 10 titik hotspot dan didominasi kabupaten Tanah Laut.

“Sampai saat ini 10 hotspot perhari yang muncul terbanyak ada di Tanah Laut hampir setiap hari kebakaran lahan di sana, khususnya Daha Utara, ketiga adalah kabupaten Banjar itu di kecamatan, dan yang terakhir kota Banjarbaru itu Cempaka, dan itu berhasil dipadamkan terus oleh tim darat,” kata H. Wahyuddin kepala BPBD Prov Kalsel.

H. Wahyuddin kepala BPBD Prov Kalsel

“ini hal menggembirakan Karena ada sinergi maksimal dengan BNPB dan kita di Kalsel ini, dalam rangka kita pencegahan dalam Karhutla dan biasa menjadi semangat memicu rakyat,” ungkap H. Sahbirin Noor.

H. Sahbirin Noor gubernur Kalsel

“Terima kasih kepada Gubernur yang membuat inisiatif seluruh massa dengan moto bergerak, kalua dulu asap mengepung kita, dengan satgas ini kita yang mengpung asap, nah dulu penanggulangan sekarang pencegahan,” tambah Mayjen TNI (Purn) Komaruddin. S staf ahli BNPD.

Mayjen TNI (Purn) Komaruddin. S staf ahli BNPB

Pasca apel sebanyak 1.512 tim satgas langsung diberikan pembekalan, untuk selanjutnya akan diberangkatkan bertugas ke daerah-daerah terpencil di Kalsel dalam melakukan pencegahan Karhutla bersama masyarakat.

Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *