BPBD Banjar Gelar Rakor Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Kabupaten Banjar, DUTA TV — Memasuki musim hujan, BPBD Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi atau Rakor, bersama instansi guna memantapkan persiapan mitigasi bencana di Kabupaten Banjar.

Rakor kali ini untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi, yang bisa berpotensi memicu bencana banjir, gelombang pasang, angin puting beliung dan tanah longsor di beberapa wilayah di Kabupaten Banjar.

Kepala pelaksana BPBD Banjar, Warsita, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, meliputi, Pengaron, Mataraman, Astambul, Martapura Kota, Martapura Timur, Martapura Barat, Sungai Tabuk, Cintapuri dan Kecamatan Sungai Pinang. Sedangkan daerah rawan banjir rob berada di wilayah pesisir yakni Kecamatan Aluh-Aluh.

“Rakor kali ini untuk mengantisipasi bencaba hidrometeorologi, pemetaan wilayah rawan bencana seperti Pengaron, Mataraman , Astambul. Sedangkan yang rawan banjir rob di Kecamatan Aluh-Aluh,” kata Warsita, Kalak BPBD Kabupaten Banjar.

Sementara itu, koordinator observasi dan informasi BMKG Syamsudin Noor, Dedy Supratono, mengatakan puncak musim hujan di Kalimantan Selatan diperkirakan pada bulan Desember dan Januari mendatang, sedangkan banjir rob diperkirakan terjadi pada bulan Desember di wilayah pesisir.

“Puncak musim hujan di Kalimantan Selatan diperkirakan pada bulan Desember dan Januari mendatang, sedangkan banjir rob diperkirakan terjadi pada bulan Desember di wilayah pesisir,” ucap Dedy Supratono – Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Syamsudin Noor.

Guna memperkuat sistem ketahanan bencana, BPBD Kabupaten Banjar sudah membentuk desa tangguh bencana dan keluarga tangguh bencana sebagai edukasi bagi masyarakat mengenai potensi bencana, penanggulangan hingga evakuasi.

Reporter : Suhardadi

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *