Demi Cegah Obesitas, BPOM Dorong Budaya Pangan Aman di Sekolah

Jakarta, DUTA TV – Ancaman masalah gizi pada anak-anak di Indonesia kian mengkhawatirkan.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi berat badan berlebih (overweight) dan obesitas pada anak usia 5 hingga 12 tahun sudah menembus angka 19,7 persen, akibat pola konsumsi pangan yang tidak seimbang.
Melihat kondisi tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI tidak tinggal diam.
Melalui gerakan ‘Gebyar SAPA (Sosialisasi Pangan Aman) Sekolah’, BPOM berupaya menanamkan kesadaran dan membudayakan keamanan pangan sejak dini di lingkungan pendidikan.
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, memaparkan bahwa pembenahan kualitas makanan di sekolah menjadi instrumen krusial demi menyambut bonus demografi.
Anak-anak harus diproteksi dari jajanan sembarangan yang berisiko memicu Penyakit Tidak Menular (PTM) di usia muda.
“Sekolah merupakan lingkungan strategis dalam membentuk kebiasaan konsumsi pangan yang aman dan bergizi.
“Dalam masa bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045, perlu memastikan setiap anak memperoleh pangan yang aman dikonsumsi dan bergizi,” tegas Taruna dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (29/6/2026).
Langkah konkret yang didorong oleh BPOM tidak sekadar memastikan pasokan makanan yang higienis, melainkan menyentuh ekosistem sekolah secara menyeluruh.
Hal ini meliputi edukasi cara memilih jajanan sehat, penataan kebersihan (higiene dan sanitasi) di area kantin, hingga memasukkan materi keamanan pangan ke dalam kurikulum pembelajaran serta kegiatan ekstrakurikuler.
“Pembudayaan keamanan pangan di sekolah tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan pangan yang aman, tetapi juga melalui pembiasaan memilih pangan yang sehat, penerapan higiene dan sanitasi di kantin sekolah, serta integrasi materi keamanan pangan dalam proses pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler,” tutur Taruna
“Melalui pendekatan tersebut, diharapkan terbentuk ekosistem sekolah yang mendukung perilaku hidup sehat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Lewat intervensi masif ini, BPOM berharap anak-anak sekolah dapat lebih cerdas memilah asupan mereka, sehingga angka obesitas dapat ditekan dan kesehatan generasi penerus bangsa tetap terjaga dengan optimal.(dtk)





