ASN Pemkab Tanah Laut Jika Gunakan LPG Melon Akan Dipangkas Tunjangannya

Tanah Laut, DUTA TV — Carut marut distribusi gas elpiji tiga kilogram mendapat perhatian serius dari Pemkab Tanah Laut, dengan menggelar konversi tabung gas elpiji melon ke tabung pink atau bright gas 5,5 kilogram di halaman kantor Satpol P-P dan Damkar. Bahkan Bupati Tanah Laut Muhammad Sukamta dan jajarannya secara intens melakukan penertiban distribusi gas elpiji bersubsidi tiga tiga kilogram dengan membentuk tim satgas khusus.

Lihat Juga :  Pertamina Pastikan Stok LPG Kalsel Aman : Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Dalam acara konversi tabung gas melon ke tabung bright gas sukamta meminta kepada warga Tala untuk melaporkan ke pihaknya, jika menemukan Aparatur Sipil Negara atau A-S-N yang membeli tabung gas melon. jika terbukti a-s-n itu membeli gas elpiji tiga kilogram maka pihaknya akan memotong tunjangan tambahan penghasilan T-T-P sebanyak 50 persen.

Lihat Juga :  Sudah Keliling Kota, Joko Tak Dapat LPG

Konversi tabung gas melon ke tabung bright gas merupakan salah satu upaya pemkab tanah laut, agar gas elpiji bersubsidi benar-benar digunakan oleh masyarakat kurang mampu. Dikarenakan sejak sebulan terakhir, terjadi kenaikan harga gas elpiji melon di pedagang eceran, berkisar 35 ribu hingga 80 ribu rupiah per tabung.

Sementara itu mekanisme konversi tabung gas 5,5 kilogram, warga diwajibkan menunjukkan K-T-P, kemudian dengan tiga pilihan konversi  diantaranya satu tabung gas melon bisa ditukarkan dengan satu bright gas dengan biaya tambahan 150 ribu rupiah. Sedangkan pilihan kedua yakni dua tabung gas melon bisa ditukar dengan bright gas, dengan biaya tambahan 50 ribu rupiah, sedangkan bagi warga yang  membeli satu unit tabung gas 5,5 kilogram dikenakan biaya 300 ribu rupiah.

Lihat Juga :  Bupati Tanah Laut Gelar Meeting Virtual Dengan PT Jababeka

Reporter : Suhardadi

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *