Aplikasi PPDB SMAN Kota Banjarbaru Perlu Penyempurnaan

BANJARBARU, DUTA TVAplikasi PPDB di kota Banjarbaru mendapat sorotan dari salah satu tokoh pendidikan sekaligus kepala sekolah SMAN 2 Banjarbaru, Eksan Wasesa.

Salah satu kritik muncul karena aplikasi tidak memperhatikan aspek pemerataan wilayah sekolah.

Dari pelaksanaan PPDB online 2 tahun terakhir, aplikasi sistem zonasi di kota idaman diberlakukan sama dengan kabupaten dan kota se-Kalsel, sehingga panitia sering menerima keluhan dari calon peserta didik yang berdomisili agak jauh dari zonasi.

Lihat Juga :  Forkopimda Banjarbaru Buka 2 Posko Pemeriksaan

Akibatnya peserta didik yang jauh, kalah dalam seleksi zonasi, kendati memiliki nilai yang lumayan bagus, dan akhirnya para orangtua mengajukan keberatan ke panitia.

Menurut kepala SMAN 2 Banjarbaru, Eksan Wasesa, sejak 2 tahun SMAN tersebar di masing-masing lima kecamatan, sehingga sangat jelas anak didik bisa mendaftar di wilayahnya masing-masing, dan seleksi zonasi bisa digabung dengan seleksi akademik.

Lihat Juga :  Pendaftaran SMK NU Banjarmasin Tunggu Pengumuman SMA/SMK Negeri

“Kedepannya barangkali di Banjarbaru dan di Banjarmasin dibedakan Aplikasi PPDB nya, karena di banjarbaru itu zonasinya berdasarkan satu kecamatan satu SMA,” jelasnya.

Diharapkan evaluasi dan perbedaan aplikasi PPDB ke depan, bisa membuat PPDB di kota idaman lebih tertib, dan berjalan dengan lancar.

Tarida Sitompul


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *