Apa yang Dialami Tubuh Kalau Minum Kopi Tiap Pagi ?

Jakarta, DUTA TV – Bagi banyak orang, memulai hari tanpa secangkir kopi terasa kurang lengkap.
Aroma yang khas dan rasa yang nikmat membuat kopi menjadi minuman favorit untuk membantu mengusir kantuk dan meningkatkan semangat di pagi hari.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi juga dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh.
1. Tubuh Dapat Energi di Pagi Hari
Dikutip dari laman Health, kafein yang terkandung dalam kopi bisa meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan konsentrasi.
“Hingga 400 mg kafein per hari adalah jumlah ideal untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari kopi,” kata ahli diet Anthea Levi, MS, RD, CDN. Meski demikian, jumlah ini tergantung pada toleransi masing-masing orang terhadap kopi.
2. Intensitas Latihan Meningkat
Berkat sifat stimulan yang terkandung di dalamnya, kopi bisa memberikan tubuh dorongan energi yang dibutuhkan untuk melakukan latihan atau olahraga.
Sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa minum kopi atau minuman lain yang mengandung kafein sebelum berolahraga bisa meningkatkan performa latihan aerobik dan anaerobik dengan meningkatkan daya otot.
3. Kesehatan Jantung Membaik
Sejumlah penelitian selama bertahun-tahun menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah ringan hingga sedang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, termasuk gagal jantung, penyakit arteri koroner, stroke, dan aritmia.
Konsumsi kopi setiap hari juga dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi dan serangan jantung.
4. Metabolisme Meningkat
Kopi dapat sedikit meningkatkan laju metabolisme atau jumlah energi yang digunakan tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar. Namun, ini hanyalah efek jangka pendek dan tidak secara langsung menyebabkan penurunan berat badan.
5. Risiko Diabetes Berkurang
Mengonsumsi beberapa cangkir kopi per hari atau sekitar 1-4 cangkir dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes. Ada beberapa kemungkinan alasan yang mendasarinya.
Biji kopi mengandung fitokimia, yaitu senyawa tumbuhan yang membantu mencegah stres oksidatif, yang dapat menyebabkan perkembangan kondisi terkait diabetes tipe 2, seperti obesitas dan sindrom metabolik.
6. Punya Peluang Panjang Umur
Sebuah studi tahun 2025 menemukan bahwa minum kopi pada pagi hari lebih kuat dikaitkan dengan risiko kematian akibat berbagai penyebab yang lebih rendah dibandingkan meminumnya pada siang hari, bahkan jika dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi.
Hal ini mungkin sebagian disebabkan oleh kafein yang dapat mengganggu ritme sirkadian dan pola tidur jika dikonsumsi terlalu larut, yang berpotensi menyebabkan kesehatan yang buruk dan umur yang lebih pendek.
Kendati demikian, minum kopi juga dapat menyebabkan kecemasan, kegelisahan, atau detak jantung yang cepat.
Gangguan pencernaan seperti diare dan perut kembung juga bisa dirasakan, terutama oleh orang yang mengalami Irritable Bowel Syndrome (IBS).
Karena itu, perhatikan bagaimana tubuh bereaksi terhadap kopi.
Mungkin jumlah yang diminum perlu disesuaikan atau bahkan dihindari sama sekali, tergantung pada kondisi dan toleransi masing-masing individu.(dtk)





