Angka Kekerasan Perempuan dan Anak di Banjarmasin Diklaim Menurun

Banjarmasin, Duta TV — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Banjarmasin mencatat hingga Maret 2026 terdapat 48 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banjarmasin.

Angka tersebut diklaim mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Meski demikian, penurunan itu disebut bukan berarti kasus kekerasan tidak terjadi. Masih ada korban yang belum berani melapor karena rasa takut maupun malu.

Saat ini, DP3A terus melakukan edukasi ke sejumlah instansi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala DP3A Banjarmasin, M. Ramadhan, berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengaduan terus meningkat, sehingga korban maupun warga sekitar tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya tindak kekerasan.

Ia juga menekankan pentingnya kepedulian lingkungan sekitar dalam mendeteksi dan mencegah kasus kekerasan sejak dini.

Selain menerima laporan langsung dari masyarakat, pengaduan juga disebut masuk melalui media sosial maupun koordinasi bersama aparat kepolisian, yang kemudian ditangani bersama satuan tugas terkait.

DP3A Banjarmasin pun terus memperkuat penanganan bersama instansi terkait, termasuk kepolisian, agar perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat berjalan lebih maksimal.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *