Ahmadi Ditemukan Tewas Dengan Tangan dan Kaki Terikat Tali

Banjarmasin, DUTA TV Sesosok mayat laki-laki ini ditemukan di Jalan Kuningan, desa Ampung Batala kecamatan Jorong, Selasa pagi (24/11/2020).

Mayat yang ditemukan jauh dari pemukiman warga, didapati dengan  kondisi tangan dan kaki diikat tali, serta sebagian badan sudah tinggal tulang dan mengeluarkan aroma tak sedap, lantaran diduga telah meninggal sejak 13 hari yang lalu.

Dari olah TKP dan penyelidikan yang dilakukan oleh anggota polsek Jorong, diketahui korban bernama Ahmadi (51) warga jalan Prona Empat gang Rida, Banjarmasin, yang berprofesi sebagai supir travel.

Lihat Juga :  Wanita Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Rumah

Menurut keterangan anak korban yang datang ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin, sang ayah sempat pamit untuk menjemput penumpang dari Batulicin ke Banjarmasin beberapa pekan yang lalu. Namun setelah pergi ayahnya tak bisa lagi dihubungi hingga akhirnya mendapat kabar dari pihak kepolisian, jika ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Lihat Juga :  Warga Sumenep Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Truck Angkutan

“Abah ini supir travel, kadada pang cuman sidin bepadah dUlu tu handak menjemput penumpang dari Batulicin ke Banjarmasin. Selasa itu di hubungi masih kawa, setelahnya kada kawa lagi, 16 harian sudah sidin lawan hari ini kadada,” jelas Rahman Riadi, anak korban

“Jadi pagi sekitar jam enam lewat saya ditelpon pihak polsek Jorong untuk mengevakuasi penemuan mayat di sana, untuk di bawa ke Banjarmasin. Sampai di sana di lokasi yang jauh memang ada mayat dengan kondisi sudah mnegeluarkan aroma tak sedap, dengan tangan dan kaki di ikat, serta separonya sudah tulang diperkirakan meningal 13 hari yang lalu,” terang Kai Untung Nur, relawan emergensi.

Lihat Juga :  Kapuskesmas Pemurus Baru Sebut Bernadus Positif COVID-19

Sementara itu, kasus penemuan mayat ini masih dalam penyelidikan kepolisian, guna memastikan ada tidaknya peristiwa tindak pidana.

Reporter : Ade Yanuar

Redha Aulia R


Uploader.
Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *