Banjarmasin Jadi Daerah Percontohan Digitalisasi Perlindungan Sosial Nasional 2026

Banjarmasin, DUTA TV – Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan bahwa Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan dipilih sebagai salah satu daerah percontohan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) Nasional tahun 2026.
“Hari ini bersama mitra kerja kami, Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, kami memilih Kota Banjarmasin sebagai salah satu pilot project untuk melaksanakan jemput bola data terkait digitalisasi penerima bantuan sosial,” ujarnya di Banjarmasin, Jumat.
Rifqinizamy hadir bersama Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri RI Hani Syopiar Rustam dalam kunjungan kerjanya di Pemkot Banjarmasin, yakni menghadiri kegiatan fasilitasi pendaftaran penduduk melalui layanan jemput bola di Daerah sebagai bagian dari percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi data kependudukan untuk mendukung program perlindungan sosial nasional.
Di mana Kota Banjarmasin dipercaya sebagai salah satu daerah di Indonesia menjadi percontohan nasional dalam pelaksanaan verifikasi data kependudukan berbasis digital bagi penerima bantuan sosial.
Rifqinizamy mendorong Pemerintah Kota Banjarmasin menggerakkan seluruh unsur masyarakat agar percepatan pendataan dapat segera tercapai.
“Kami mendorong Pak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota untuk mendukung kebijakan ini dengan mewajibkan seluruh RT melakukan jemput bola di lingkungannya, serta mengajak seluruh ASN membantu RT di tempat tinggal masing-masing agar data kependudukan warga dapat diselesaikan secara maksimal dalam dua bulan ke depan,” katanya.
Menurut dia, saat ini capaian aktivasi data kependudukan digital di Kota Banjarmasin masih sekitar 10 persen sehingga memerlukan kerja sama seluruh pihak.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Banjarmasin sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam program digitalisasi perlindungan sosial.
“Saya mengucapkan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Komisi II DPR RI dan Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Kota Banjarmasin dalam mendorong transformasi layanan kependudukan yang semakin modern, cepat, dan mudah diakses masyarakat,” ujar Yamin.
Dia mengatakan, penunjukan Kota Banjarmasin sebagai pilot project digitalisasi perlindungan sosial nasional tahun 2026 menjadi bukti kesiapan daerah dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital.(ant)





