Adu Kencang Lempar Gasing, Peserta Kenang Permainan Masa Kecil di Hut ke-493 Banjarmasin

DUTA TV BANJARMASIN – Masing – masing peserta adu kencang melempar gasing dengan menbggunakan media tali, agar gasing mereka berputar cukup lama, semakin  lama gasing berputar maka semakin besar pula kesempatan untuk memenangkan perlombaan bagasing.

Perlombaan sendiri dibagi beregu, satu regu diisi oleh tiga orang, dari tiga orang yang melempar gasing di dalam satu regu itu maka total waktu tiga gasing yang berputar akan diakumulasi jumlahnya. Putaran dengan akumulasi waktu lebih lama lah yang diambil sebagai pemenang.

“Kita lomba bagasing tekniknya belawasan, yang menang siapa paling lama berputar,” ujar ketua panitia cabang lomba bagasing, Said Ismail.

Sementara salah satu peserta mengaku tak perlu latihan khusus untuk mengikuti perlombaan ini, pasalnya bagasing sendiri adalah permainan khas Banjar tempo dulu. Perlombaan ini membuat peserta mengenang permainan masa kecil mereka.

“Tidak ada latihan karena ini permainan dulu kita sudah biasa sekali dua juga bias,” ucap Nuri salah satu peserta.

Gasing sendiri merupakan permainan tradisional yang hampir hilang tergerus zaman, bagi warga Kalimantan gasing adalah suatu warisan kebudayaan yang harus tetap dijaga, di eranya gasing adalah benda yang dibuat sedemikian rupa dari bahan kayu atau bamboo, yang perminanannya harus diputar dengan seutas tali.

 

Reporter : Evi Dwi Herliyanti dan Ahmad Sahsada Bakti


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *