Andin ‘Didorong’ Kembalikan Marwah Banjar Sebagai Serambi Mekah

Martapura, DUTA TV — Calon Bupati Banjar dari jalur independen atau perseorangan Dr. Andin Sofyanoor, SH. MH,menyambangi Majelis Da’wah Sirajul Munir, di Desa Ambubun Jaya, Kecamatan Sungai Tabuk, pada Selasa siang(06/10/2020).

Hadir sebagai undangan di tempat itu Andin Calon Bupati banjargon parpol tersebut, didorong mengembalikan marwah Kabupaten Banjar sebagai kota Serambi Mekah.

Sejalan dengan hal itu Dr. Andin Sofyanoor yang berpasangan dengan KH. Syarif Busthomi atau Guru Oton ini, telah membuat program atau formulasi dalam membangkitkan kembali identitas Kabupaten Banjar sebagai kota Serambi Mekah.

“Terkait tenaga pendidikan khususnya pendidikan agama islam insentif dana sebagainya Itu adalah program number one priority mewujudkan Banjar Bersinar mewujdkan Banjar menjadi kota Serambi Mekah itu barometernya kesejehteraan guur-guru dan ulama termasuk di dalamnya guru honorer, insentif imam masjid syukur – syukur kita akan mengembalikan pemerintah daerah untuk bisa memberikan santunan dan tambahan tidak hanya insentif kita akan memeberdayakan sumber daya manusia bagiamana pedidkan agama islam itu lebih maju, santri setiap tahun 100 orang untuk memperdalam ilmu agama islam,” ucap Dr. Andin Sofyanoor, SH. MH Calon Bupati Banjar.

Dr. Andin Sofyanoor SH, MH. Calon Bupati Banjar
Dr. Andin Sofyanoor SH, MH. Calon Bupati Banjar

“Alhamdulillah beliau hakun datang ke majelis kita sederhana ini, mudahan bernilai positif untuk kita masyarakat dan majelis kita mudahan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” kata Ustadz Ahmad Sam’ani Pimpinan Majelis Da’wah Sirajul Munir.

Ustadz Ahmad Sam’ani Pimpinan Majelis Da’wah Sirajul Munir
Ustadz Ahmad Sam’ani Pimpinan Majelis Da’wah Sirajul Munir

Dihadapan undangan lain nya pun Calon Bupati Banjar memberikan sedikit pendidikan politik terutama berkaitan dengan politik uang.

Reporter : Rahmatillah

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *