Terima Banpres Rp30 Miliar, Pemprov Kalsel Klaim Sudah Lakukan Penyaluran

Banjarmasin, Duta TV — Pemprov Kalsel menerima Bantuan Presiden atau Banpres untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten/kota di Kalsel. Bantuan Presiden tersebut senilai Rp30 miliar. Sebagian besar sudah disalurkan untuk melakukan penanganan karhutla.
Beberapa di antaranya untuk mendukung operasional petugas di lapangan, seperti uang lelah, konsumsi, dan biaya BBM untuk pengoperasian mesin pompa air. Selain itu, pihak Pemprov Kalsel melalui BPBD Kalsel juga mengklaim uang itu digunakan untuk membeli peralatan untuk memadamkan api.
Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan status Kalsel saat ini masih siaga hingga 30 November mendatang, meski di beberapa daerah dan titik api sudah beberapa kali diguyur hujan. Saat ini juga diketahui titik api sudah berkurang dan kabut asap mulai menipis.
“Sekitar Rp30 miliar dipakai untuk yang pertama mendukung operasional petugas di lapangan, uang lelah, konsumsi, biaya BBM untuk alat. Selain itu juga pembelian alat-alat yang diperlukan dan belum kita miliki. Masih berjalan dan status siaga kita diperpanjang hingga 30 November,” jelasnya.
Ronny juga menambahkan, Banpres sebanyak Rp30 miliar tersebut bisa saja dialihkan ke penanggulangan bencana lain, asalkan sesuai dengan kebutuhannya.
Reporter: Zein Pahlevi





