OMC Kalsel Berlanjut Hingga 30 November

Banjarmasin, Duta TV — Upaya mengantisipasi potensi banjir di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Setelah melalui 3 tahap pelaksanaan, OMC kini memasuki tahap keempat yang berlangsung mulai 10 hingga 30 November 2026.

Perpanjangan operasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca dan potensi banjir di wilayah Kalimantan Selatan. Evaluasi akan terus dilakukan sehingga pelaksanaan modifikasi cuaca dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi atmosfer terkini.

Dalam menentukan langkah operasional, tim pelaksana juga mengandalkan data pemantauan cuaca dan laporan penerbangan yang diperbarui setiap pagi.

Data tersebut menjadi salah satu dasar untuk mengetahui perkembangan kondisi atmosfer secara real time. Selain itu, pemantauan angin melalui wind profiling juga dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam menentukan pelaksanaan operasi.

Dengan dukungan data tersebut, pelaksanaan OMC tidak hanya mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan, tetapi juga mempertimbangkan perubahan kondisi cuaca di lapangan.

“Pada tahap keempat OMC ini, pihak BPBD fokus pada evaluasi potensi banjir serta memanfaatkan data pemantauan cuaca terbaru sebagai dasar pelaksanaan operasi di lapangan,” ujar Ronny Eka Saputra, Kepala BPBD Kalsel.

Melalui operasi modifikasi cuaca yang berlangsung hingga akhir November ini, pemerintah berupaya mengoptimalkan langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Evaluasi secara berkala dan pemantauan kondisi atmosfer menjadi kunci agar pelaksanaan OMC dapat berjalan lebih terarah, terutama dalam mengantisipasi potensi banjir saat memasuki musim hujan di Kalimantan Selatan.

Reporter: Mawardi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *