Gubernur Muhidin Gagas Embung Mini, Percepat Water Bombing Karhutla di Kalsel

Banjar, Duta TV — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menggagas pembangunan embung mini untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Embung ini dibangun di kawasan pengembangan program pangan, Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Senin (19/10/2026) sore.
Fasilitas tersebut disiapkan sebagai sumber air bagi helikopter water bombing, agar pengisian air lebih cepat dan operasi pemadaman dari udara dapat lebih optimal.
Dalam peninjauan lokasi, Gubernur Muhidin didampingi Kapolda Kalsel Irjen Polisi Rosyanto Yudha Hermawan, Kabinda Kalsel Komisaris Besar Polisi Sentot Adi Dharmawan, serta Danrem 101 Antasari Brigadir Jenderal TNI Ilham Yunus.
Embung yang semula dirancang berukuran lima puluh kali dua puluh lima meter, disesuaikan menjadi dua puluh kali dua puluh meter, dengan kedalaman sekitar dua meter.
Langkah ini dinilai penting karena kawasan tersebut merupakan lahan gambut dengan ketebalan hampir tiga meter. Area yang memerlukan pembasahan diperkirakan mencapai tiga ratus hektare.
Pada lahan gambut, bara api dapat bertahan di bawah permukaan meski api di atas tanah telah padam. Karena itu, pemadaman perlu disertai pembasahan menyeluruh untuk menekan risiko api kembali menyala.
Selain mendukung operasi karhutla, kawasan seluas ratusan hektare ini juga diharapkan dapat kembali dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman pangan setelah penanganan karhutla selesai.
Tim Liputan





