Siswa SMAN 7 Dikenalkan Bahaya Hoaks dan Cyber Bullying

Banjarmasin, Duta TV — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital, literasi media menjadi salah satu langkah penting untuk membekali generasi muda agar mampu menyaring informasi secara bijak.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah atau KPID Kalimantan Selatan menggelar kegiatan literasi media bertema Generasi Digital Cerdas dan Berkarakter, Anti Bullying dan Kenakalan Digital di SMAN 7 Banjarmasin, Jumat pagi.

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa SMAN 7 Banjarmasin ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai penggunaan media digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Selain membahas peran media penyiaran, para peserta juga diberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kejahatan digital, penyebaran informasi hoaks, perundungan siber atau cyber bullying, hingga langkah-langkah pencegahannya.

KPID Kalimantan Selatan menggandeng Polda Kalimantan Selatan serta Komisi I DPRD Kalimantan Selatan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pelajar mengenai tantangan dunia digital saat ini.

Komisioner KPID Kalsel, Agus Suprapto dan Nanik Hayati, mengatakan, “Hari ini kami melaksanakan literasi media. Ini menjadi program KPID untuk menyentuh generasi muda, dalam hal ini siswa-siswa. Tujuannya agar mereka memahami dan tidak terjebak informasi-informasi liar. Kami kali ini bersama Polda dan Komisi I DPRD Kalsel, karena saat ini anak-anak perlu memahami seperti apa kejahatan digital dan bagaimana cara mengantisipasinya.”

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan literasi media tersebut karena dinilai dapat menambah wawasan peserta didik mengenai dunia penyiaran dan penggunaan media secara positif.

Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin, mengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada KPID, karena kami perlu betul memahami bagaimana lembaga penyiaran itu bekerja, dan ini akan menjadi wawasan yang sangat bermanfaat bagi para siswa.”

KPID Kalimantan Selatan berharap kegiatan literasi media dapat terus menjangkau kalangan pelajar di berbagai daerah, sehingga lahir generasi digital yang cerdas, berkarakter, serta mampu terhindar dari bullying maupun berbagai bentuk kenakalan digital lainnya.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *