Inflasi Kalsel Turun, TPID Perkuat Sinergi Pengendalian Harga

Banjarbaru, Duta TV — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi di Command Center Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (25/5/2026).

Rapat tersebut diikuti unsur SKPD, instansi vertikal, serta lembaga terkait sebagai upaya memperkuat koordinasi menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan masyarakat.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel melalui Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian, H. Idris, menyampaikan inflasi Kalimantan Selatan hingga April 2026 berada di angka 3,67 persen. Angka tersebut menurun dibanding Maret 2026 yang mencapai 3,84 persen.

Penurunan inflasi juga membuat posisi Kalimantan Selatan dalam tingkat inflasi nasional turun dari peringkat kedua menjadi peringkat enam.

Menurut Idris, capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pihak, mulai dari Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, hingga dukungan instansi vertikal dalam menjaga kestabilan harga dan distribusi pangan.

Selain inflasi yang mulai terkendali, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan juga tercatat berada di atas rata-rata nasional. Pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,61 persen, sedangkan Kalimantan Selatan mencapai 5,67 persen.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap mewaspadai potensi kenaikan inflasi menjelang hari besar keagamaan maupun dampak faktor eksternal seperti cuaca ekstrem dan penurunan produksi pangan akibat El Nino.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam berbelanja dengan mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan guna membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Reporter : Mawardi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *