Lima Komoditas di Banjarbaru Turun Harga

Banjarbaru, Duta TV — Tim Pengendali Inflasi Daerah TPID Banjarbaru menggelar high level meeting HLM di Aula Gawi Sabarataan, Senin (25/05/26) siang.
Berdasarkan paparan dalam meeting kali ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Banjarbaru, sebanyak lima komoditas yang harganya turun terdiri dari ayam ras, cabai rawit, cabai merah, telur, dan bawang merah.
Ketua Tim TPID Kota Banjarbaru Sri Lailana mengatakan penurunan harga di Banjarbaru juga terjadi pada komoditas cabai rawit dan cabai merah dalam beberapa waktu terakhir atau deflasi.
Ia mengakui harga dua komoditas ini menurun jika dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.
Berdasarkan informasi dari BPS Banjarbaru, melimpahnya pasokan sejumlah komoditas dari luar Banjarbaru juga berdampak terhadap petani lokal, pihaknya tak ingin petani yang sudah menanam justru merugi dengan limpahan pasokan dari luar.
Sri Lailana sebut pasokan bawang aman dan harga cenderung menurun.
“Karena selama ini transportasi pengiriman khususnya untuk bawang dari Jawa dan Sulawesi ini aman. Kalau masyarakat atau petani kita panen, artinya pasokan di pasar kita cukup melimpah, termasuk juga hasil panen dari petani kita di luar Banjarbaru,” ujarnya.
Ia menilai harga masih relatif mahal namun terus mengalami penurunan.
“Sekalipun ada mungkin kategori masyarakat masih menilai harganya cukup mahal, tapi dibandingkan minggu per minggu, ya (harganya) ini turun,” tambahnya.
Menurunnya sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok di Banjarbaru karena adanya pasokan dari luar daerah untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut juga berdampak positif untuk mengendalikan inflasi di Banjarbaru dengan mengatur distribusi itu, namun diharapkan tidak merugikan petani lokal.
Reporter: Suhardadi





