Dibanding Pasang AC, Sekolah Diminta Tanam Pohon

Salatiga, DUTA TV — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu’ti mengimbau sekolah-sekolah tak lagi menggunakan air conditioner (AC).
“Ini adalah bagian dari gerakan hemat energi, menjadi satu tantangan yang harus dijawab. Pemakaian AC menjadi salah satu penyumbang global warming yang cukup tinggi, karbon juga,” kata Abdul di SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026).
Selain itu, siswa juga diminta menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti bersepeda.
“Kita canangkan gerakan bersepeda untuk siswa yang sudah usia dewasa, mereka tidak perlu diantar pakai mobil karena menyumbang kemacetan dan polusi udara.
“Siswa bisa berangkat sendiri dengan bersepeda, dan pemerintah membangun sarana yang aman,” ungkapnya.
Abdul juga meminta sekolah mulai menanam pohon agar tercipta lingkungan yang sejuk.
“Tadi saya sudah menanam pohon sawo kecik, ini bisa diteruskan dengan tanaman pohon yang lain. Pohon ini tidak hanya sekadar penghijauan, tapi harus memiliki nilai manfaat pelestarian dan pengetahuan,” kata dia.
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, menurutnya, sejalan dengan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang bertujuan menciptakan sekolah aman dan nyaman.
“Termasuk juga kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan serta progam MBG. Tujuannya sama, menciptakan sekolah bersih dan hemat energi, sekolah juga kita dorong memiliki tempat pembuangan sampah yang dipilah, sampah organik dan non-organik,” paparnya.
“Bahkan sudah ada sekolah yang menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sampah diolah jadi produk bermanfaat.
“Meski ini skala kecil, tapi tujuan besarnya adalah menciptakan kesadaran cinta lingkungan dan hidup sehat,” kata Abdul.(kom)





