Masih Banyak Data Belum Diperbarui, Habib Hamid Ingatkan Risiko Bansos Tak Tepat Sasaran

Tanah Laut, DUTA TV – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Hamid Bahasyim, menekankan pentingnya pembaruan data kependudukan agar penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, yang dilaksanakan di Desa Simpang Empat Sungai Baru Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.
Menurut Wakil Ketua Komisi I ini, data kependudukan yang akurat menjadi dasar utama bagi pemerintah dalam menentukan penerima berbagai program bantuan sosial. “Jika data kependudukan tidak diperbarui, maka akan menyulitkan pemerintah dalam memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang belum memperbarui data ketika terjadi perubahan, seperti perpindahan alamat, perubahan status keluarga, kelahiran, maupun kematian anggota keluarga. Kondisi ini dapat berdampak pada ketidaktepatan dalam pendataan penerima bantuan.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih aktif melaporkan setiap perubahan data kependudukan kepada pemerintah melalui layanan yang disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, Habib Hamid turut didampingi dua narasumber, yakni Siti Khairiyah dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Supinal Anwar dari Dinas Sosial.
Keduanya memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan sebagai dasar berbagai layanan publik, termasuk program bantuan sosial dari pemerintah.
Habib Hamid berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami pentingnya dokumen kependudukan yang lengkap dan selalu diperbarui. “Dengan data yang akurat, pemerintah dapat bekerja lebih efektif dalam memberikan pelayanan dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari warga terkait pengurusan dokumen kependudukan serta mekanisme pembaruan data agar tetap sesuai dengan kondisi terbaru masyarakat.
Tim liputan





