2.934 Rumah Terdampak Banjir di Tanah Laut

Tanah Laut, Duta TV — Awal tahun 2026, bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut menggenangi sejumlah kecamatan yang berdampak terhadap puluhan ribu jiwa.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Tanah Laut, banjir kali ini terdiri dari banjir luapan air dan banjir rob di wilayah pesisir.

Fenomena banjir rob dilaporkan melanda Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur dengan dampak mencapai 1.255 rumah.

Di Kecamatan Kurau, banjir terjadi di Desa Handil Negara, Kurau, Tambak Sarinah, Padang Luas, dan Kali Besar.

Sementara itu, dampak banjir rob di Kecamatan Bumi Makmur menyebar di belasan desa, yang terparah di Desa Bumi Harapan, Handil Babirik, Pantai Harapan, hingga Desa Kurau Utara.

Di sisi lain, banjir akibat luapan air sungai merendam empat kecamatan lainnya, di antaranya Kecamatan Bati-Bati, Pelaihari, Tambang Ulang, dan Kecamatan Bajuin.

Wilayah dengan dampak paling parah tercatat berada di Kecamatan Bati-Bati dan Tambang Ulang.

Secara keseluruhan, banjir luapan sungai telah berdampak pada 1.679 rumah yang dihuni oleh sekitar 5.061 jiwa. Selain menggenangi pemukiman warga, banjir kali ini juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas jalan umum, tempat ibadah, dan bangunan sekolah, sehingga aktivitas belajar mengajar untuk sementara diliburkan.

Desa Bati-Bati, Benua Raya, dan Pandahan yang termasuk wilayah Kecamatan Bati-Bati, serta Desa Kayu Abang dan Gunung Raja wilayah Kecamatan Tambang Ulang, merupakan kawasan yang menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Berdasarkan hasil pemantauan, penyebab banjir di Tanah Laut, selain karena intensitas hujan yang tinggi dan faktor gelombang tinggi, juga diduga karena adanya pendangkalan di kawasan hilir muara laut sehingga menghambat aliran air dari hulu ke laut.

Reporter: Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *