Ironi Mobil SPPG : di Sumut Angkut Babi dan Ayam, di Kalbar Buat Jualan Buah

Jakarta, DUTA TV – Beberapa waktu terakhir viral mobil berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang seharusnya jadi alat transportasi distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi digunakan untuk mengangkut babi dan ayam.

Dalam video viral berdurasi sekitar satu menit itu, tampak mobil berwarna putih dengan nomor polisi BK 8075 EL tengah berhenti.

Kemudian seorang pria membuka pintu belakang mobil dan terlihat membawa tiga ekor babi dan ayam.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara (Sumut) Agung Kurniawan mengatakan dari penelusuran pihaknya, peristiwa itu terjadi di Kabupaten Nias Selatan pada 24 Oktober 2025.

BGN Sumut pun sudah melayangkan teguran terhadap SPPG terkait.

“Benar itu kejadiannya di Kabupaten Nias Selatan. Kejadiannya di Jumat 24 Oktober 2025. Tapi viralnya hari ini,” kata Agung, Kamis (30/10).

Dari penelusuran pihaknya, dia mengatakan saat peristiwa itu terjadi SPPG terkait belum mulai menjalankan operasional produksi dan distribusi MBG.

Meskipun demikian, hal itu tak dibenarkan, dan ke depannya mobil itu hanya akan digunakan untuk operasional keperluan terkait MBG.

“Jadi kita sudah dalami langkah yang kami ambil ini mobil tidak akan digunakan sebagai mobil operasional dari BGN,” tambah Agung.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa pihak yayasan yang memiliki kendaraan tersebut telah mengakui kesalahan karena memanfaatkan mobil dinas untuk mengangkut ternak.

Jika kendaraan itu kembali digunakan tanpa izin atau dengan mengubah pelat nomor, tindakan tersebut akan masuk ke ranah hukum.

Sementara beberapa waktu sebwlumnya mobil bertulisan SPPG Kecamatan Sandai kepergok dipakai jualan buah di kawasan Sepakat, Kabupaten Ketapang, Kalbar.

Menurut Kepala Regional MBG Kalbar Agus Kurniawi, saat itu di Kecamatan Sandai baru ada satu SPPG yang siap beroperasi.

Ia menyayangkan adanya penyalahgunaan mobil operasional.(net)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *