Pasien Depresi di RSJ Sambang Lihum Mengaku Jadi Korban Penyiksaan

Banjarmasin, DUTA TV — Seorang pasien penderita depresi yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sekuriti rumah sakit.
Korban berinisial H, berusia 25 tahun, warga Barito Kuala.
Menurut pihak keluarga, pengeroyokan itu diduga terjadi pada 17 Agustus 2025, saat hari pertama korban masuk RSJ.
Menurut paman korban, Fahmi, terbongkarnya kasus itu setelah pihak keluarganya menjenguk korban dan melihat kondisi H mengalami luka-luka di bagian wajah dan badan.
Menurut keterangan korban, ia mengalami penyiksaan mulai dari pukulan, tendangan, hingga ada pula yang memukul menggunakan sabuk pinggang.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Humas RSJ Sambang Lihum, Budi Harmanto, mengatakan, sejumlah terduga kini sudah dinonaktifkan. Hal itu untuk memberikan keleluasaan jika adanya pemeriksaan dari pihak internal maupun kepolisian.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga juga melaporkan kasus ini ke Polsek Gambut dan berharap ada proses hukum yang transparan.
Reporter: Tim Liputan





