Komisi 3 dan 4 DPRD Banjar Tinjau Bangunan Puskesmas Aluh Aluh Usai Runtuh

Martapura, DUTA TV – Bangunan fasilitas rawat inap Puskesmas Aluh Aluh, Kabupaten Banjar, mengalami kerusakan parah setelah bagian bangunan tersebut ambruk dan bergeser dari struktur utama pada Senin lalu.
Menindaklanjuti kejadian ini, gabungan Komisi 3 dan 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Selasa sore.
Kerusakan yang terjadi cukup serius. Ruang rawat inap terpisah dari bangunan utama, sementara lantai bangunan mengalami penurunan yang menyebabkan keramik pecah di sejumlah bagian. Fasilitas ini diketahui dibangun pada tahun 2009.
Beruntung, saat kerusakan terjadi tidak ada pasien yang menempati ruang rawat inap tersebut. Namun demikian, kondisi bangunan tersebut memicu kekhawatiran baik dari tenaga kesehatan maupun warga yang berkunjung, karena dikhawatirkan bagian yang rusak dapat runtuh dan mengenai bangunan utama.
Situasi ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Banjar, Saidi Mansyur, yang meminta agar persoalan ini segera ditangani oleh dinas terkait. Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan spesifikasi dalam pembangunan fasilitas layanan kesehatan, termasuk dalam proyek relokasi tiga puskesmas lainnya, yaitu Puskesmas Sungai Rengas, Karang Intan, dan Pengaron.
“Saya minta segera ditangani,” ujar Saidi Mansyur.
Komisi 3 dan 4 DPRD Banjar yang turun langsung ke lokasi berharap agar kerusakan ini segera diperbaiki agar layanan kesehatan tidak terganggu. Hal itu disampaikan oleh Abdul Razak, Komisi 3 DPRD Banjar.
“Kita berharap diperbaiki secepatnya agar layanan kesehatan tidak terganggu,” ujar Abdul Razak.
Sementara itu, untuk tetap dapat memberikan layanan rawat inap kepada masyarakat, pihak Puskesmas Aluh Aluh bersama pihak kecamatan mengalihfungsikan aula pertemuan kecamatan menjadi ruang rawat inap sementara, hingga perbaikan bangunan selesai dilakukan.
Reporter : Tarida Sitompul





