Lumpur Surga Tapai, Ide Usaha Baru Bagi UMKM Desa Manarap Lama

Banjar, DUTA TVPuluhan pelaku UMKM Desa Manarap Lama, Kabupaten Banjar antusias memperhatikan tahap demi tahap pembuatan Lumpur Surga Tapai yang dibawakan pelatih tata boga, Siti Mardiah.

Mereka juga mempraktikkan langsung, mulai dari proses pembuatan lumpur lumer yang terbuat dari santan, hingga bahan utamanya meliputi tepung, telur, dan gula yang dicampur dengan tapai ketan.

Proses pembuatannya pun tak memakan waktu lama, karena hanya dikukus sekitar 5 menit. Ide usaha ini sengaja dipilih karena tapai merupakan pangan lokal dan menjadi ciri khas yang dihasilkan oleh pelaku usaha di Manarap Lama, Kabupaten Banjar dan sekitarnya.

Siti Mardiah berharap pelatihan Lumpur Surga Tapai ini bisa langsung dipraktikkan karena bahan utamanya yang tidak memerlukan banyak biaya. Sedangkan harga jualnya bisa mencapai dua kali lipat.

“Hari ini kita inovasi lumpur surga, biasanya dari daun pandan, kita inovasi dari tapai lakatan karena tapai pangan lokal kita. Menyangkutkan dengan inovasi dengan pangan lokal karena daerah Gambut Kertak Hanyar kan banyak penghasil tapai, jadi bisa jadi bahan baku jajanan,” ucap Siti Mardiah.

Pelatihan ini digagas anggota DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah, bagi para pelaku UMKM di daerah pemilihannya, sembari mensosialisasikan Perda tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Anggota Komisi III DPRD Kalsel ini ingin agar para pelaku usaha di Kabupaten Banjar bisa lebih inovatif.

“Kita mengadakan pelatihan dalam meningkatkan SDM biar terampil dan lebih kreatif. Oleh karena itu kami kumpulkan ibu-ibu dalam rangka kita mendukung meningkatkan keterampilan. Harapan kami setelah pelatihan ini, ibu-ibu bisa mengembangkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan usaha mereka sebagai pelaku UMKM di Kabupaten Banjar, khususnya di Kertak Hanyar,” ujar Gusti Abidinsyah.

“Kami dari Kelurahan Manarap Lama mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan di tempat kami, yang mana kegiatan ini bisa meningkatkan sektor ekonomi kemasyarakatan, khususnya untuk sektor rumah tangga,” ujar Pratolo, Lurah Manarap Lama.

Gusti Abidinsyah berharap, pasca pelatihan ini pemerintah Kabupaten Banjar bisa lebih tanggap untuk menyalurkan permodalan serta pembinaan kepada para pelaku UMKM. Apalagi, ia sudah mensupport dalam hal peningkatan keterampilan SDM-nya di setiap kegiatan sosialisasi peraturan daerah.

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *