Diduga Bocor, Monitoring Penjualan Minol Berujung Nihil Hasil

Banjarmasin, DUTA TV — Petugas gabungan dari Disperdagin, Satpol PP, dan Disbudporapar Kota Banjarmasin melakukan monitoring di tempat penjualan minuman beralkohol di kawasan Veteran, Sabtu malam.
Di tempat ini, dari luar memang terlihat tutup. Namun, minuman beralkohol masih tampak berada di dalam kulkas atau lemari pendingin.
Tak hanya di tempat ini, petugas gabungan juga menyasar ke beberapa lokasi lain, seperti di Depot Medan kawasan Ahmad Yani Kilometer Empat, Hexagon di kawasan Veteran, dan Kontainer di kawasan Brigjend Hasan Basery.
Namun, setibanya di lokasi, kondisinya serupa. Tak satu pun yang buka alias semuanya tutup.
Diduga kegiatan monitoring ini bocor hingga pemilik usaha menutup kedai mereka lebih awal untuk menghindari razia.
Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, meminta kepada masyarakat untuk turut melaporkan aktivitas penjualan minuman beralkohol jika menemukan adanya pelanggaran selama bulan Ramadan.
“Kita adakan pengawasan peredaran minol di Banjarmasin, ada empat lokasi; Depot Medan tutup, G Five, Hexagon, di Kontainer Kayu Tangi juga tutup. Untuk memastikan penjualan tutup. Dalam perda pengawasan ada pasal yang meminta keterlibatan masyarakat. Kami berharap laporan sekecil apa pun, akan kami tindak lanjuti.” Kata Ichrom Muftezar.
Muftezar juga terus mengimbau kepada seluruh pengusaha atau penjual minol agar menutup sementara usaha mereka selama Ramadan, sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2005. Monitoring akan terus dilakukan demi menjaga kondusifitas selama bulan puasa.
Reporter : Zein Pahlevi





