Galian Drainase Ganggu Usaha Warga

Martapura, DUTA TV  Penataan kawasan Sekumpul koridor 4 Jalan Ahmad Yani, Kalimantan Selatan  yang masuk pada tahap penggalian drainase menyisakan persoalan bagi sebagai sejumlah pelaku usaha di sekitar proyek.  Pasalnya, kontraktor memutus seluruh akses jalan masuk sehingga usaha mereka anjlok .

Pekerja dan pemilik usaha aki, jok mobil dan terlihat hanya santai. Di sisi lain, ada pekerja service AC mobil terlihat mengerjakan pembersihan di lokasi Jalan Ahmad Yani kilometer 39 Kota Martapura.

Sedangkan di bagian belakang, mobil ambulance dan mobil damkar maupun aktivitas perbengkelan sejak hari Aabtu terpaksa mangkrak, karena akses jalan keluar masuk ke dalam sudah diputus dan digali oleh kontraktor pelaksana, CV Viva Tunggal dari Kota Surabaya.

Warga yang berada di seberang guest house Sulthan Sulaiman mengeluhkan pekerjaan kontraktor yang memutus seluruh akses jalan masuk, sehingga usaha mereka anjlok. Sementara jalan darurat yang dibuat tidak cukup dilalui mobil.

Salah satu pemilik toko, Ribut, menuturkan kekecewaannya karena usahanya dan teman – temannya terganggu selama tiga hari.

“Kami sudah komplain, tetap digali semua,”katanya.

Sementara itu Kabid Sumberdaya Air Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Iwan Junaidi tidak menampik adanya keluhan tersebut dan pihaknya akan mendesak kontraktor menyelesaikan pekerjaan, jika box culvert sudah tersedia.

“Kita akan prioritaskan penyelesaian di lokasi itu,”ujarnya.

Sejauh ini belum ada komunikasi maupun penjelasan dari kontraktor pelaksana untuk mempercepat pekerjaan karena material box culvert diketahui masih dalam proses cetak.

 

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *