Joint Sambungan Pipa BPAM Bakula Jebol

Martapura, Duta TV — Pada Rabu pagi (10/01/2024), pekerja dari Balai Pengolahan Air Minum Bakula Kalsel membongkar tanah untuk membuka lokasi pipa berbahan GRP berukuran 1.200 milimeter yang mengalami kerusakan pada joint sambungan, berada pada kedalaman 3 meter.
Perbaikan yang dilakukan pada 9 Januari 2024 terhambat karena menggunakan ekskavator mini, dan saat ini proses perbaikan menunggu kedatangan bahan serta teknisi dari Kota Surabaya.
Terungkap bahwa kerusakan pada joint sambungan diduga disebabkan oleh adanya tekanan dari atas, oleh alat berat milik masyarakat, sehingga membuat joint sambungan bergeser dari dudukannya, ditambah beban tekanan air dari intake.
- PAM Bandarmasih: Produksi Air Bersih Masih Aman31 Januari 2026
Menurut Kepala BPAM Bakula Berty, pihaknya menargetkan pekerjaan perbaikan dan penyambungan pipa bisa diselesaikan pada tanggal 11 Januari 2024 sore, karena teknisi harus didatangkan dari Surabaya, dan malamnya air bisa didistribusikan ke PTAM Intan Banjar.
Sejak BPAM Bakula mematikan pasokan air bersih, distribusi air bersih ke 70 ribu pelanggan PTAM Intan Banjar di Kota Banjarbaru dan Martapura terganggu. Untuk mengurangi dampak layanan, setelah mendapatkan izin dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan, PTAM Intan dapat mensuplai air bersih sekitar 40 persen pelanggan dengan membuka intake IPAL Pinus dari irigasi.
Dengan kejadian ini, baik BPAM Bakula Kalsel maupun PTAM Intan Banjar harus mencari solusi agar layanan air bersih bagi pelanggan PTAM Intan Banjar tidak terganggu saat terjadi kerusakan pada jaringan bahan baku BPAM Bakula.
Tim Liputan





