Lulusan Stikes ISFI Raih Nilai Tertinggi se-Regional III

Banjarmasin, DUTA TV — Fitriani Aulia dinobatkan sebagai lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) ISFI Banjarmasin, yang meraih nilai Uji Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian (UKTTK) tertinggi se Regional III yang meliputi Kalimantan, Surabaya dan Bali.
Dalam UKTTK tersebut Fitrani Aulia meraih nilai 92,80 sehingga masuk dalam 10 besar mahasiswi Stikes berprestasi Nasional.
Fitriani mengaku bangga dengan apa yang ia raih. Ini merupakan hasil dari jerih payahnya dalam mempelajari seluk beluk kefarmasian, khususnya terkait obat – obatan dalam aplikasi obat atau OBAT Apps yang digagas pihak kampus.
“Alhamdulillah seneng banget ini juga karena dukungan dari Stikes dan ditambah dari OBAT Apps. Jadi semua video ditonton satu persatu dan sudah banyak yang ditonton. Semangat buat OBAT Apps dan seluruh teman – teman yang diwisuda juga hari ini,”tutur Fitriani.
Tak hanya Fitriani, predikat lulusan terbaik dengan IPK tertinggi juga diraih Paramita Sanjaya dari Program Studi (prodi) D3 Farmasi Stikes ISFI Banjarmasin berkat usahanya yang rutin belajar dari OBAT Apps.
“Selain fasilitas OBAT Apps tersebut ada juga pelajaran tambahan. Kedepannya saya melanjutkan S1 Targetnya kedepan setelah lulus S1 mau nyambung apoteker,”ungkap Paramita.
Sementara, Ketua Stikes ISFI Banjarmasin Erna Prihandiwati mengatakan, tahun ini Prodi D3 Farmasi, mewisuda 89 mahasiswa dan mahasiswi, dengan total lulusan sejak awal berdiri hingga saat ini mencapai 991 orang. Pihaknya juga berharap tak hanya melanjutkan pendidikan S1, seluruh lulusan juga bisa berkontribusi dan mengabdikan dirinya untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
“Hari ini Stikes ISFI Banjarmasin wisuda dan pengambilan sumpah prodi d3 farmasi ke 11 ada 89 lulusan pada tahun 2021-2022 dgn total lulusan total dari berdiri 2012 sampai sekarang ada 991. Dan yang jadi prestasi, salah satu mahasiswi kami meraih nilai tertinggi se Regional III di Kalimantan Surabaya Bali dengan nilai 92,80. Peringkat nomor satu dan masuk 10 besar nasional. Tentunya ini jd kebanggan utk kampus,”ujarnya.
Tak hanya diwisuda, para lulusan juga diambil sumpahnya dan diserahkan kepada Ikatan Alumni Farmasi ISFI dan Dinas Kesehatan untuk selanjutnya mendapat pembinaan. Hingga saat ini para lulusan Stikes ISFI sudah menyebar di beberapa bidang pelayanan kesehatan dan kefarmasian, baik di puskesmas, rumah sakit, apotik maupun berwirausaha atau farma enterpreneur.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti



