420 Ton Daging Sapi Brasil Masuk Indonesia

Jakarta, DUTA TV — Pemerintah membuka keran impor daging sapi beku asal Brasil sebanyak 20.000 ton untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri. Impor itu ditugaskan kepada PT Berdikari (Persero) yang melakukan order 2212 ton daging sapi dari Brasil.

Impor daging sapi beku asal Brasil itu sudah mulai didatangkan. Tahap pertama ini Berdikari akan mendatangkan 420 ton daging sapi beku asal Brasil sebelum hari raya Idul fitri .

Lihat Juga :  Harga Daging dan Ayam Naik Rp 5.000

Kedatangan perdana daging sapi Brasil pada 1 Mei kemarin di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Dimana sebelumnya pada tahun 2020, PT Berdikari (Persero) berhasil merealisasikan penugasan impor daging sebanyak 24.444 ton daging kerbau India dan 1.923 ton daging sapi Brasil.

Melonjaknya harga daging sapi global khususnya di Amerika Serikat & Australia yang dikenal sebagai negara pemasok, menyebabkan beberapa negara beralih ke daging sapi Brasil. Hal ini menjadikan daging di Brasil juga terkena imbas kenaikan harga hingga mencapai 30% dibandingkan tahun lalu.

Lihat Juga :  Harga Daging dan Ayam Naik Rp 5.000

Meskipun demikian daging Brasil secara harga masih lebih bersaing dibandingkan Amerika Serikat dan Australia.

Kedatangan daging Brasil ini dilakukan tak lepas dari upaya menjaga stabilitas harga daging dalam negeri agar tetap terjaga harga dan ketersediaannya menghadapi HKBN, dan khususnya dalam menghadapi hari-hari besar terutama pada bulan puasa dan lebaran.

“Kami akan datangkan daging secara bertahap, dimana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama puasa dan menjelang lebaran” ungkap Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

Lihat Juga :  Harga Daging dan Ayam Naik Rp 5.000

Harry menambahkan, berdasarkan statistik kebutuhan akan daging di Indonesia meningkat pada saat hari-hari besar keagamaan khususnya pada saat bulan Ramadhan dan Lebaran. Untuk itu pihak berusaha memaksimalkan penugasan impor yang diberikan.(dtk)

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *