1.500 Personil Disiagakan Kawal Larangan Mudik Kalsel

BANJARMASIN, DUTA TVApel kesiapan Operasi Ketupat Intan 2021, berlangsung di halaman Mapolda Kalsel, Rabu pagi (05/05).

Apel dipimpin oleh Pj Gubernur Kalsel, Safrizal Za, yang langsung melakukan pengecekan ribuan personil yang akan dikerahkan dalam pengamanan pelarangan mudik.

1500 personil TNI/Polri dan instansi terkait lainnya akan ditempatkan di Posko penyekatan masuk dan keluarnya masyarakat yang melakukan aktifitas mudik.

Lihat Juga :  Larangan Mudik Untuk  Keselamatan Bersama

“Kita sudah siapkan pasukan kurang lebih 1500 gabungan TNI, Polri, juga dengan pemerintah daerah berbagi unsur. Saya berharap setelah selesai Idul Fitri tidak terjadi lonjakan COVID-19 di Kalimatnan Selatan,” ucap Irjen Rikwanto Kapolda Kalsel kepada awak media.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal Za, berharap masyarakat dapat menahan diri untuk mudik, dan bersilaturahmi dengan komunikasi jarak jauh saja agar mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Lihat Juga :  Antisipasi Penumpang Gelap, KSOP Kelas I Banjarmasin Perketat Penjagaan Sejak 6 Mei

“Diminta kepada masyarakat karena sudah dilarang mudik, jangan memaksakan diri untuk mudik, lakukan silaturahmi dengan cara-cara baru seperti menggunakan video call, semata-mata untuk menaga penyebaran virus korona tidak menyebar,” tutur Safrizal Za.

Dari data pemerintah, menjelang hari raya idul fitri 1442 H tren kasus covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%, hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat. Terlebih pada 2020 tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang meningkat 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri.

Lihat Juga :  Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Penjualan Parcel di Banjarmasin

Reporter : Mawardi


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *