101 Tenaga Kontrak Pemkab Tanbu Yang Berhenti dan Diberhentikan Atas Dasar Tiga Hal

Tanah Bumbu, Duta TV Terkait polemik berita tentang pemberhentian 101 non ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Tenaga Kontrak di lingkup pemeritah Kabupaten Tanah Bumbu yang beredar di berbagai media online, Jum’at (05/02/21).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanah Bumbu Dahliansyah menjelaskan, bahwa dari data 101 tenaga PTT maupun tenaga kontrak yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya ini disebabkan  dengan tiga alasan yakni ada yang mengundurkan diri secara pribadi, meninggal dunia dan tindakan indisipliner.

Lihat Juga :  Apel Bersama Diakhir Masa Jabatan Bupati & Wakil Bupati Tanah Bumbu

“Dari data laporan dari SKPD ada 101 tenaga non ASN yang berhenti itu selama kurun waktu di tahun 2020, sampai dengan 30 Desember 2020, dengan alasan yakni karena mengundurkan diri, meninggal dunia dan indisipliner, dengan rincian 3 meninggal dunia, 5 tindakan disiplin 93 mengundurkan diri,” ungkap Dahliansyah Kepala BKD Tanbu saat di hubungi melalui via telephone, Sabtu 06/02/21.

Lihat Juga :  Bawa 786 Kg Ikan Kering dan Bahan Pokok, Pemkab Tanbu Gandeng Swasta Bantu Korban Banjir di HST

Berdasarkan data laporan kepegawaian dari masing masing SKPD maka BKD Tanbu menindak lanjuti hal tersebut.

Selain itu, salah satu SKPD yakni Satpol PP dan Damkar Tanbu saat dikonfirmasi melalui telephone, membenarkan bahwa berhentinya tenaga PTT dan kontrak di SKPDnya memang berdasarkan atas tiga hal salah yakni permintaan sendiri, indisipliner dan meninggal dunia.

Lihat Juga :  Tanah Bumbu Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap ke-2

“Ya memang benar, ada 5 orang PTT dan tenaga kontrak di Satuan polisi pamong praja dan damkar yang berhenti, dan diberhentikan dengan alasan 3 hal tersebut”, Kata Ir H Riduan Kasat Pol PP dan Damkar Tanbu.

Lanjut Riduan, salah satunya atas nama Riduansyah berhenti di karenakan meninggal dunia, dan atas nama Suroso berhenti karena mengundurkan diri permintaan sendiri, pungkasnya.(Wn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *