10 Orang Masih Terperangkap di Dalam Terowongan Eks Tambang PT. CAS

Batulicin, Duta TV – Sebanyak 10 orang masih terperangkap di terowongan tambang batubara manual di desa Mentawakan Mulia Kecamatan Mentewe, Minggu (24/01/2021).

Longsor terjadi pada pukul 14.30 Wita akibat curah hujan yang tinggi di lokasi tambang manual yang mengakibatkan terjadinya longsor dan menutup mulut terowongan akses keluar masuk para pekerja tambang.

Rusman salah satu pekerja tambang manual yang sempat menyelamatkan diri pasca terjadinya longsor mengatakan, dirinya beserta 5 pekerja lainnya lari keluar dari dalam terowongan setelah mengetahui air dan longsoran tanah masuk kedalam terowongan.

Lihat Juga :  Gudang dan Rumah di Teluk Tiram Laut Ludes Terbakar

“Saya bersama 5 pekerja lainnya masuk ke dalam terowongan untuk bekerja untuk mengarungi batubara di dalam terowongan, tetapi mendengar teriakan teman bahwa ada tanah longsor beserta air yang masuk kedalam terowongan sehingga saya bersama 5 berlarian keluar dari terowongan untuk menyelamat diri,” kata Rusman salah satu pekerja tambang.

Sementara itu, 7 pekerja lainnya selamat setelah dievakuasi oleh petugas gabungan TNI Polri dan masyarakat sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.

Lihat Juga :  BPK ‘Ujung Tombak’ Penanggulangan Bencana

Untuk diketahui jumlah pekerja keseluruhan berjumlah 22 orang dan masih terperangkap didalam terowongan sebanyak 10 orang pekerja.

Adapun pekerja berasal dari desa Mentawakan Mulia 4 orang, Kabupaten Tanah Laut 5 orang dan dari desa Bulurejo sebanyak 13 orang.

Saat ini tim gabungan dari TNI Polri, Basarnas, BPBD, Jhonlin Rescue dan masyarakat terus bekerja untuk melakukan evakuasi terhadap 10 pekerja tambang manual yang terjebak di dalam terowongan.

Lihat Juga :  Debit Das Barito Meningkat, Puluhan Rumah di Desa Balimau Terendam

Tim Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *