Zairullah Pimpin Apel Gabungan Operasi Ketupat Intan 2021

Batulicin, DUTA TV — Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar memimpin Apel  gabungan operasi Patuh Intan 2021  di halaman Mapolres Tanah Bumbu, Rabu 05/05/21.

Apel Gabungan operasi patuh intan 2021 ini diikuti oleh satuan polres, TNI, Satpol PP damkar dan Dinas Perhubungan.

Operasi ketupat Intan dimulai sejak tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 202, dengan jumlah personel yang di turunkan sebanyak 20590 personel Polri, 11533 Personil TNI dan 2880 personel Instansi terkait lainnya yang terdiri dari satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan  Pramuka yang akan ditempatkan pos pengamanan dan pelayanan.

Lihat Juga :  Zairullah Lantik dan Rotasi Pejabat Eselon III dan IV

Dalam Sambutanya Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabowo yang dibacakan oleh Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar mengatakan, Operasi Ketupat Intan  2021 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran polri mulai dari tingkat mabes polri hingga satuan kewilayahan diseluruh Indonesia pada hari ini kita melaksanakan apel gelar pasukan di masa pandemi covid 19 sebagai bentuk akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2021  baik pada aspek personal maupun sarana prasarana serta keterlibatan terkait seperti TNI,Satpol PP dan dinas perhubungan mengingat masih dalam situasi pandemi covid 19.

Lihat Juga :  Terapkan Prokes Ketat, Disdagri Gelar Operasi Pasar Jelang Idul Fitri

Keterlibatan pasukan dalam apel kali ini sengaja tidak terlalu besar namun diharapkan sudah mewakili semua unsur yang terlibat dalam operasi, sehingga kita dapat mengenai kesiapan yang disusun oleh mabes polri dan dipersiapkan baik dari perkiraan ancaman cara bertindak dan pergelaran di tengah suasana yang dibuat oleh masing-masing kementerian dan lembaga terkait maupun oleh jajaran kepolisian memutuskan kegiatan larangan mudik bagi seluruh masyarakat pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021.

Lihat Juga :  Bupati Sholat Duha dan Zikir Bersama Jajarannya

Situasi hasil survei kementerian perhubungan terhadap masyarakat apabila pemerintah tidak melarang maka akan terjadi pergerakan orang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 jiwa namun apabila pemerintah melarang masih akan terjadi pergeseran orang melakukan perjalanan mudik sebesar 27,6 juta orang atau 11%.

“Kita berharap melalui operasi ketupat intan ini tentunya dapat memberikan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di tengah pandemi saat ini”, Tutupnya.

Tim liputan

RLPPD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2020

Slider

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *