Warga Tolak Rusunawa Jadi Tempat Isolasi Terduga COVID-19

DUTA TV KOTABARU – Rumah Susun Sederhana Sewa atau Rusunawa di komplek Perikanan, desa Dirgahayu, kecamatan Pulau Laut Utara, kabupaten Kotabaru disiapkan sebagai tempat isolasi pasien terduga COVID-19.

Namun rencana itu mendapat penolakan warga yang tinggal di sekitarnya. Penolakan disampaikan di tengah kegiatan pembersihan rusunawa Selasa (31/03) pagi.

Kepada Kapolsek dan camat Pulau Laut Utara yang ada di lokasi, warga menyampaikan keresahan mereka.

Warga merasa khawatir karena jarak Rusunawa sangat dekat dengan pemukiman. Menanggapi hal ini, warga diminta tenang dan dijanjikan akan ada dialog.

Lihat juga : Alternatif Tempat Isolasi Pindah ke Rusunawa Poltek Kotabaru

Merasa tidak puas, beberapa perwakilan warga kemudian mendatangi kantor DPRD kabupaten Kotabaru untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun tidak ada anggota dewan yang bisa mereka temui.

“Kami 3 RT menolak, itu sangat dekat dengan pemukiman. Sesuai peraturan kan 1500 meter. Kami khawatir, yang dari Cina saja dibawa ke Natuna tidak ke tengah pemukiman,” ucap Badrudin salah satu warga.

Sampai saat ini belum ada tanggapan dari Pemkab Kotabaru terkait protes warga ini, sebelumnya pemkab Kotabaru menyiapkan tempat isolasi sebagai salah satu langkah antisipasi menghadapi pandemik COVID-19.

Hal itu karena ruang isolasi yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru, tidak memadai.

Berdasarkan hasil survey, ada 2 alternatif yang dinilai layak sebagai tempat isolasi yakni Rusunawa di komplek Perikanan Desa Dirgahayu yang sampai saat ini belum difungsikan, dan Guest House di kawasan ekowisata hutan meranti desa Sebelimbingan.

 

Reporter : Nazat Fitriah

#UPDATE CORONA KALSEL



Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *