Warga Terlantar – Dinas Sosial Banjar Akui Dua Warga Sudah Lapor

DUTA TV MARTAPURA – Inilah ibu Junainah warga desa Tanjung Rema kota Martapura, yang diduga tidak mendapatkan respon baik oleh Dinas Sosial kabupaten Banjar. Saat mengajukan permohonan bantuan untuk tinggal di panti jompo Pemprov Kalsel.
Seperti halnya nenek Halimah di Kertak Hanyar, ibu Junainah juga tinggal seorang diri pasca suaminya meninggal akibat penyakit stroke dan harus menyewa di salah satu bedakan.
Tanpa penghasilan apapun penerima bantuan BLT Kementerian Sosial ini. Lebih banyak bergantung dari belas kasih para tetangga selama hampir 11 tahun. Sehingga berharap bisa tinggal di panti jompo.
Terkait dengan permaslahan sosial itu, Kabid rehabilitasi sosial Dinas Sosial kabupaten Banjar, H Aswadi membenarkan dua warga tersebut sudah mengajukan permohonan. Untuk menjadi warga panti jompo akan tetapi pihaknya terkendala kordinasi terkait wabah Covid-19.
“Kami akan mencoba berkoordinasi kembali dengan panti dan Dinsos Kalsel,” ujarnya.
Sementara itu Dinas Sosial provinsi Kalsel sudah menyatakan siap menerima warga terlantar, dengan catatan pihak Dinas kabupaten setempat menjamin calon klien panti jompo steril dari wabah Covid-19.
Reporter : Tarida Sitompul





