Warga Masih Bergantung Transportasi Sungai, H Jahrian Soroti Kesenjangan Infrastruktur

Barito Kuala, Duta TV — Usai melaksanakan reses di kawasan Tanggul Rejo, Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, H Jahrian, melanjutkan perjalanan menuju Desa Beringin Kencana.

Perjalanan kali ini masih harus ditempuh melalui jalur air menggunakan speedboat dan kelotok, menandakan akses darat yang belum sepenuhnya memadai di wilayah Barito Kuala. Sepanjang perjalanan, rombongan disuguhi pemandangan aktivitas masyarakat yang masih sangat bergantung pada transportasi air.

Speedboat dan kelotok menjadi sarana utama mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini memperlihatkan keterbatasan infrastruktur yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Infrastruktur desa terutama jalan tani, jalan desa, hingga akses jalan kabupaten dinilai masih jauh dari kata layak. Akibat kondisi itu, distribusi hasil pertanian terhambat, biaya transportasi meningkat, hingga terganggunya aktivitas ekonomi desa.

Prihatin dengan kondisi ini, wakil rakyat Fraksi NasDem ini menegaskan, infrastruktur dasar merupakan kebutuhan paling mendesak yang harus diprioritaskan pemerintah, karena berpengaruh langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Saya datang reses ke sini mendengarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada saya. Yang paling krusial adalah infrastruktur jalan tani, jalan desa, bahkan juga jalan kabupaten di sini. Infrastruktur itu sangat penting sekali untuk menunjang segala jenis ekonomi, bahkan juga penghasilan masyarakat. Kalau infrastrukturnya kurang memadai, ekonominya tak berjalan baik dan normal. Oleh karena itu, harapan saya walaupun saya Komisi II, saya menghimbau kepada Komisi III bahwa kiranya infrastruktur yang krusial, yang sifatnya intim, harus didahulukan,” ujarnya.

“Alhamdulillah, dari kunjungan Pak DPRD Kalsel kami sangat berharap, termasuk infrastruktur atau peningkatan ekonomi masyarakat bisa ditindaklanjuti provinsi. Sampai sekarang belum ada perbaikan,” ucap Martoyo, Kepala Desa Beringin.

Selain menyerap aspirasi, dalam kunjungan ini Haji Jahrian juga menyerahkan bantuan untuk mendukung kegiatan pendidikan vokasi di salah satu SMK di desa ini. Bantuan berupa tiga unit sepeda motor bekas untuk keperluan praktik siswa, satu set mesin las, dan satu set gerinda untuk mendukung pelatihan keterampilan mekanik.

Dalam kesempatan ini Haji Jahrian juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha pembibitan dan pengembangbiakan, sebagai salah satu potensi ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan warga desa. Perjalanan reses ini tidak hanya menjadi agenda penyerapan aspirasi, tetapi juga catatan penting untuk pemerataan pembangunan di Kalimantan Selatan.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *