Warga Jeruk Purut Tolak Pembangunan TPS 3R

Banjarmasin, DUTA TV — Puluhan warga Jeruk Purut 11 berkumpul Rabu malam. Mereka baru saja memasang spanduk penolakan pembangunan TPS 3R di dekat permukiman mereka, tepatnya di fasilitas umum yang ada.
Mereka juga menyayangkan pihak Pemko yang tidak melakukan sosialisasi kepada warga jika ingin membangun TPS tersebut.
Sebelumnya, mereka mendapatkan informasi dari beberapa warga lain jika fasum mereka akan dibangun tempat penampungan sementara 3R.
Padahal, warga sudah mengusulkan fasum mereka dibangun ruang terbuka hijau kepada pemerintah kota, dan rencananya akan dibangun pada tahun 2025 ini. Namun, lahan tersebut malah direncanakan menjadi TPS.
Penolakan tersebut karena dampak dari sampah yang nantinya mengganggu kenyamanan warga, seperti bau kurang sedap, lingkungan menjadi kumuh, limbah air lindi, dan warga juga khawatir dengan kesehatan mereka.
“Informasi yang kami dapat bakal dibangun TPS 3R di Jeruk Purut. Kami menolak karena dampak negatifnya, lalat, bau, penyakit. Prosesnya bulan ini jar masai. Dari pemerintah dan dinas terkait pembangunan. Rencananya mau dibuat RTH, katanya mau di-ACC. 90 persen menolak.”kata Angga, Warga.
“Warga menolak keras karena TPS 3R, betul pemilahan. Kalau terlaksana SOP mungkin bagus. Apakah setahun masih bagus? Apakah bisa bertahan? Yang kita pengen lahan hijau.”ucap Marzuki, Warga.
Mereka berharap Pemko Banjarmasin bisa mengkaji kembali terkait pembangunan TPS 3R tersebut, terlebih banyak warga yang menolak dengan rencana pembangunan TPS tersebut.
Totalnya, ada sekitar 250 KK lebih yang berada di RT 71 atau yang berada di sekitar lahan yang rencananya dibangun TPS 3R itu.
Reporter : Zein Pahlevi





