Volume Sampah Pasca Haul Meningkat 300%

Martapura, DUTA TV — Dua hari pasca pelaksanaan Haul ke-20 Guru Sekumpul, terlihat masih banyak tumpukan sampah di sejumlah sudut kota Martapura.
Seperti di Kawasan Pasar PPS atau Pusat Perbelanjaan Sekumpul. Tumpukan sampah sisa makanan dan minuman dari para Jemaah, dikumpulkan oleh petugas bersama relawan.
Padahal berdasarkan himbauan pada tagline “Datang Barasih Bulik Barasih” namun nyatanya masih kurangnya kesadaran dari para jemaah yang hadir.
Saat dikonfirmasi ke Humas Perumda Pasar Bauntung Batuah, Gusti Andriansyah, mengatakan pada moment Haul ke-20 kali ini, justru terjadi peningkatan volume sampah di area Pasar Batuah dan PPS.
Bahkan Andre menjelaskan, jika volume sampah meningkat 3 kali lipat atau 300% jika dibandingkan pelaksanaan haul pada tahun lalu.
Pihak Perumda PBB mengerahkan petugas kebrsihan dan seluruh karyawan dan relawan untuk turut berpartisipasi membersihkan sampah pasca haul.
“Pasca pelaksanaan haul memang terjadi peningkatan volume sampah di area pasar yang meningkat tiga kali lipat jika dibandingkan haul ke-19 tahun lalu, kami mengerahkan petugas kebersihan beserta seluruh karyawan perumda pasar bauntung batuah untuk membersihkan sampah bersama relawan,” kata Gusti Andriansyah – Humas Perumda PBB Martapura.
Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Banjar, volume sampah pasca Haul ke-20 tahun ini mencapai 2.500 ton dan untuk pembuangan akhir sampah di TPA Karang Intan dan TPA Banjarbakula di Banjarbaru.
Guna mengurangi volume sampah pada pelaksanaan haul tahun berikutnya, agar para jamaah membawa sendiri kantong plastic, untuk mengemas sisa makanan dan minuman serta dihimbau juga kepada jemaah haul gar tidak membuang sampah sembarangan.
Reporter : Suhardadi



