Usai Upacara Kemerdekaan, Kader NasDem Kalsel Diberi Pendidikan Politik

Banjarmasin, Duta TV — Pengibaran Sang Merah Putih menjadi puncak peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di DPW Partai NasDem Kalimantan Selatan, Senin pagi.
Upacara diikuti jajaran pengurus dan kader Partai NasDem dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Ketua DPW Partai NasDem Kalsel, Haji Mansyur, bertindak sebagai inspektur upacara.
Namun, rangkaian peringatan kemerdekaan tidak berhenti setelah upacara. Para kader diberikan pendidikan politik, dengan materi terkait strategi politik. Bukan sekadar strategi, dalam pendidikan politik ini, NasDem menekankan bagaimana politik dijalankan dengan moral dan tanggung jawab.
Selain itu, kader diajak meneladani sifat utama Nabi Muhammad, empat sifat utama yang relevan untuk menjadi pedoman para kader, seperti shiddiq mencerminkan kejujuran, amanah berarti dapat dipercaya dalam menjalankan tanggung jawab, tabligh merupakan sikap menyampaikan kebenaran, dan fathanah menggambarkan kecerdasan dan kebijaksanaan.
Empat sifat tersebut sebagai modal penting bagi seorang kader dalam menjalankan amanah politik. Anggota Fraksi NasDem DPRD Kalsel, Haji Jahrian, menyebut, politik yang baik harus mampu memberikan pendidikan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan stabilitas dan arah perjuangan yang jelas. Ia menyebut, NasDem berupaya membangun politik yang berpedoman pada nilai keteladanan Nabi, para rasul, serta para sahabat Nabi sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan berpolitik. Karena itu, pendidikan politik menjadi bekal, agar kader di setiap tingkatan memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Jadi NasDem itu tujuannya stabil. Bahkan kestabilannya ini nanti memberikan suatu gambaran dan pandangan yang terbaik bagaimana masyarakat itu berpolitik dengan baik. Tadi ayanda juga bersama simpatisan juga di sebelah sana memberikan suatu gambaran tentang apa itu politik yang sebenarnya dari NasDem. Jadi NasDem ini berpedoman politiknya tersebut kepada sunnah Rasul dan juga sekaligus para sahabat-sahabat Rasul. Inilah yang saya rasa saya memiliki kebanggaan tersendiri sebagai anggota NasDem sekaligus sebagai juga wakil ketua bidang eksekutif,” ujar Jahrian.
“Terima kasih. Pendidikan politik adalah berfungsi sebagai tolok ukur masyarakat untuk menilai apa yang terbaik bagi mereka, apa yang kurang baik bagi mereka. Jadi NasDem menurut mereka tadi ada tanya jawab kan? NasDem ini sebagai pegangan kami, karena komitmen di dalam satu arah partai kami jelas,” tambahnya.
Bagi NasDem Kalsel, kemerdekaan juga menjadi momentum memperkuat pendidikan politik, menjaga persatuan. NasDem memastikan setiap amanah kekuasaan dijalankan dengan kejujuran serta keberpihakan kepada masyarakat.
Reporter: Tim Liputan





