Tim Pengawasan BBM Bersubsidi Tala Temukan Data Tak Sinkron di SPBU Nelayan Tabanio

Pelaihari, Duta TV — Tim Terpadu Pengawasan BBM Bersubsidi Kabupaten Tanah Laut menggelar rapat evaluasi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut, baru-baru tadi.

Rapat membahas hasil pengecekan lapangan terkait dugaan penyaluran solar subsidi yang tidak tepat sasaran di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung.

Dari hasil pencermatan, tim menemukan ketidakcocokan antara data rekomendasi dengan jumlah riil nelayan di lapangan.

Meski data penebusan dari Pertamina dan rekomendasi dinas sudah sinkron, namun data tersebut berbeda saat dikroscek langsung dengan kondisi riil pendataan nelayan.

Meski demikian, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut tidak bisa melakukan penindakan terhadap pengelola SPBU Nelayan karena hanya sebatas melakukan pembinaan dan rekomendasi terkait polemik BBM solar bagi nelayan.

“Hari ini kita melaksanakan rapat terkait hasil klarifikasi dan verifikasi pencermatan lapangan adanya penyaluran BBM untuk nelayan di SPBUN Desa Tabanio. Ada ketidakcocokan antara rekomendasi dan pemantauan oleh Pertamina. Kami tidak ada kewenangan penindakan. Pemda memberikan rekomendasi dan melakukan pembinaan. Kami akan koordinasi dengan pihak berwenang untuk tindak lanjut berikutnya,” ujar M. Kusri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tanah Laut.

Sebagai langkah lanjutan, Tim Terpadu akan segera berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga serta membawa hasil temuan dua desa ini ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam rapat dengar pendapat sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Reporter: Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *