Tim Pemenangan Yang Bawa Massa Dapat Sanksi Adminstratif

Banjarmasin, DUTA TV — Berdasakan aturan Peraturan KPU No. 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan KPU No. 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali kota dan Wakil Wali kota dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Diseas 2019 (COVID-19), yang diantaranya berisikan bahwa  Pasangan Calon, Partai Politik atau Gabungan Partai Politik pengusul, Tim Kampanye, dan atau pihak lain dilarang melakukan iring-iringan dan menghadirkan massa pendukung di dalam dan di luar ruangan pelaksanaan pengundian nomor urut Pasangan Calon.

Badan Pengawas Pemilu dan KPU Kota Banjarmasin memantau terjadinya Kerumuman di luar lokasi pelaksanaan Pencabutan nomor. Massa tim yang terlihat oleh Bawaslu ada beberapa dan mereka nanti akan langsung menyampaikannya kepada Satgas Pelanggaran.

Komisioner Bawaslu Divisi Bidang Penindakan, Subhan mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah memberitahukan kepada seluruh tim untuk tidak memenuhi lokasi pencabutan baik didalam atau diluar, namun jika mereka tetap datang dan melanggar, kami akan berikan sanksi administratif serta menyerahkan hal tersebut kepada Satgas Pencegahan dan pelanggaran dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

“Kami sudah beritahukan, namun jika nanti terbukti ada yang melanggar jelas kita akan memberikan sanksi adminstratif berupa teguran” Kata Subhan

Sementara itu Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan mengatakan sejauh ini yang datang adalah para pendukung yang ingin menyaksikan proses pencabutan, tapi kami perketat, namun nanti jika ada yang melanggar kita akan melihat sanksi yang diberikan.

“Iya PKPU sudah mengatur itu, dan kami sudah sangat ketat sekali, namun jika ada yang melanggar itu nanti kita lihat, sejauh ini yang datang adalah para pendukung yang ingin menyaksikan Pencabutan” Ujarnya.

Reporter : Elsa Pratiwi

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *