Infrastruktur

Terkendala Tarif Dan Izin, Operasional KMP Bamega Jaya Molor Lagi

DUTA TV KOTABARU – Operasional kapal motor penumpang (KMP) Bamega Jaya sudah beberapa kali molor dari rencana.

Padahal kapal bantuan pemerintah Pusat ini pertama kali tiba di Kabupaten Kotabaru akhir 2016 untuk melayani penyeberangan dari Pulau Laut ke Kecamatan Pulau Sebuku yang terisolir.

Namun saat itu kapal tak bisa segera berlayar lantaran pembangunan dermaga di Pulau Sebuku oleh Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XV Kalimantan Selatan yang berada di bawah Kementerian Perhubungan belum rampung.

Sejak itu rute KMP Bamega Jaya dialihkan sementara ke penyeberangan Kotabaru – Batulicin.

Awal 2019 seharusnya KMP Bamega Jaya sudah mulai melayani penyeberangan ke Pulau Sebuku sesuai kontrak yang ditandantangani Kementrian Perhubungan dengan PT ASDP Cabang Batulicin selaku operator.

Namun lagi-lagi rencana itu molor karena keterlambatan penetapan tarif dan penerbitan sejumlah izin oleh pemerintah daerah.

“Kontrak sudah ditandatangani per 1 Januari, jadi ini akan dipacu terus agar bisa segera dioperasikan. Jelas ini karena kita sudah komitmen. Tentu kena denda penalti selama 1 bulan, yang harusnya kita dapat subsidi, karena tidak beroperasi harus dikembalikan ke negara,”kata Anang Wahyudi, General Manajer PT ASDP Cabang Batulicin.

Sedangkan Dinas Perhubungan setempat mengharapkan pelabuhan sudah bisa beroperasi pada Maret mendatang.

“Kita masih berproses untuk ijin perngoperasian kapal. Sudha kita masukkan ke Bupati. Sambil menunggu kita tahapan lainnya, termasuk hari ini merupakan salah satu tahapan. Keinginan kita Maret sudah operasi,”ujar Rizan fahriansyah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru.

Setelah pelabuhan selesai, Pemerintah Daerah berencana mengoperasikan kapal sebanyak dua kali dalam sehari.

 

Reporter : Nazat Fitriah



Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *