Terdampak Banjir 20 Hari, Warga Sungai Rangas Senang Terima Bantuan

Kabupaten Banjar, Duta TV — Warga Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar terlihat senang usai menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bersama Ketua BKOW drg. Ellyana Trisna Hasnuryadi, Selasa (13/01/26) sore.

Ratusan bantuan dari berbagai mitra, baik dari Hasnur Group, Yayasan Hasnur Center UPZ Bakti Banua, Nur Sulaiman Community, serta BKOW Kalsel, diserahkan langsung kepada masyarakat yang saat ini sedang kesusahan lantaran mengalami banjir yang sudah hampir 20 hari merendam kawasan mereka.

Salah satu warga, yakni Mahlani, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang terdampak langsung banjir.

Pasalnya, banjir yang hampir 20 hari merendam rumahnya tersebut sangat mengganggu aktivitas.

Paruh baya yang berprofesi sebagai penjual ikan keliling itu mengaku harus libur berjualan dan tidak bisa mencari nafkah lantaran kondisi air yang cukup tinggi.

“Terima kasih banyak, ini sangat membantu. Alhamdulillah sudah memberikan bantuan untuk keluarga kami, Pak, ini sangat membantu sekali. Sudah 20 harian merendam, air surut seperti ini, tidak bisa berjualan.” ungkapnya.

Sementara itu, usai menyerahkan bantuan, Hasnuryadi Sulaiman berharap masyarakat bisa meningkatkan solidaritas sosialnya untuk membantu sesama.

Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan, “Kami hadir untuk melihat langsung kondisi warga yang sudah dua minggu terdampak banjir, sekaligus menyampaikan bantuan sembako. Mudah-mudahan bermanfaat, meskipun kami menyadari tidak bisa memenuhi semua kebutuhan. Ini saatnya kita menunjukkan kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan. Saya yakin masyarakat Banua yang memiliki rezeki lebih pasti ingin membantu, dan mari kita lakukan bersama-sama dengan cara yang baik.” tegasnya.

Sekadar diketahui, di awal 2026 banjir melanda wilayah Kabupaten Banjar. Perkembangan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang terus berkembang mencatat genangan air telah melumpuhkan aktivitas di 10 kecamatan yang mencakup 124 desa.

Sedikitnya 22.867 rumah tergenang dan sebanyak 91.580 jiwa dari 34.138 kepala keluarga terdampak langsung dari luapan air ini.

Reporter: Ade Yanuar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *