Tak Ada Tempat Baru, Pedagang Bertahan di Oprit Jembatan

DUTA TV BANJARMASIN – Pemandangan yang mengkhawatirkan tampak saat puluhan pedagang terlihat berjualan di oprit jembatan Sungai Lulut, atau tepatnya yang berada di sebelah kanan dari arah Sungai Lulut.

Selain membahayakan para pedagang sendiri dan pengguna jalan, keberadaan pedagang ini juga dianggap mempersempit ruas jembatan yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor beberapa waktu lalu.

Pedagang mengaku hingga kini belum mendapatkan tempat baru untuk mereka berdagang, dan jika nanti dipindah mereka khawatir akan sepi pembeli, karena kebanyakan para adalah pengendara yang sedang melintas dikawasan itu, dan secara tidak langsung juga sedikit menghambat pengguna jalan lain.

“Disini pang sudah takut jua pang, jakanya urang anu bealih jua pang, sini ja kurang rame  ujar bagian masyarakatnya kada mau, disini kurang ramai sebab pinggir jalan ini urang bekendaraan,” ucap Wahidah Pedagang

“Tidak ada jalan pindahnya tempatnya kadada makanya disini, menggiring kawan- kawan ke sungai Madang atau lok baintan halat sehari,” ujar Sarinah Pedagang

Sarinah Pedagang
Sarinah Pedagang

Pedagang yang bertahan ditempat ini adalah pedagang buah, sayur dan juga ikan, padahal berjualan ditempat ini cukup berbahaya, karena posisi jembatan yang menikung meskipun ada pagar beton pembatas yang dipasang.

Diketahui para pedagang ini merupakan warga dari beberapa desa tetangga, yang membawa dagangannya dengan menggunakan jukung atau sampan.

Reporter : Zein Pahlevi

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *