Komisi II Belajar Kelola Anggaran Rumah Kemasan ke Jawa Barat

JawaBarat, Duta TV — Meningkatkan daya saing UMKM yang ada di Kalimantan Selatan, Komisi II DPRD Kalsel mempelajari pengelolaan anggaran Rumah Kemasan ke UPTD Industri Pangan, Olahan, dan Kemasan atau IPOK Jabar.

Komparasi ini juga dilakukan seiring dengan akan diberdayakannya 300 pelaku industri kecil di Kalsel melalui Koperasi Merah Putih. Tak hanya mempelajari dalam hal pengelolaan anggarannya, Komisi II juga melihat langsung fasilitas klinik dan pola manajemen yang telah diprogramkan UPTD IPOK Jabar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, H. Suripno Sumas, mengaku kagum dengan UPTD IPOK Jawa Barat karena berhasil dalam mengembangkan fasilitas Rumah Kemasan dan mendukung pelaku UMKM. Program UPTD ini akan menjadi role model untuk diterapkan di Kalimantan Selatan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM. Apalagi, hal itu sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Selatan yang menginginkan UMKM di Kalsel dapat berkiprah melalui Koperasi Merah Putih dan menyinergikan industri pangan dengan sektor lainnya.

“Kami berusaha sebagai anggota DPRD mensupport dinas yang terkait dengan UMKM. Pertama, Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan bisa bersinergi dalam rangka pencapaian kesejahteraan masyarakat, khususnya para UMKM yang ada di Kalsel. Apa yang menjadi gagasan dan telah dilaksanakan UPTD IPOK Jabar ini akan kami jadikan role model. Kami bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan di Kalsel. Apalagi ini sudah menjadi visi Gubernur agar UMKM bisa berkiprah lewat Koperasi Merah Putih di Kalsel,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD IPOK Jabar, Ari Fadil Nasution, mengaku siap mendukung segala bentuk kerja sama yang ditawarkan Pemprov Kalsel, di mana tujuannya sesuai dengan harapan pemerintah, yakni mengembangkan UMKM. Hasil kunjungan ini diharapkan bisa diimplementasikan di Kalimantan Selatan untuk memperkuat sektor industri pengemasan dan ekonomi kreatif.

“Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya ke DPRD Kalsel, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, telah menjadikan UPTD IPOK sebagai tempat studi tiru. Mudah-mudahan apa yang kita diskusikan bersama dapat diimplementasikan,” ucapnya.

Kunjungan ini sendiri merupakan langkah strategis Komisi II untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam membangun daya saing UMKM dan industri lokal di Kalimantan Selatan melalui inovasi pengelolaan anggaran dan fasilitas penunjang seperti Rumah Kemasan.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *