Suripno Sumas Dorong Pemerataan Program Bedah Rumah

Banjarmasin, Duta TV — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, Suripno Sumas, menegaskan pentingnya sinkronisasi dan penyesuaian data dalam pelaksanaan program bedah rumah yang akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila, dengan fokus pembahasan terkait pelaksanaan program bedah rumah yang digelar bersama sejumlah pihak terkait.
Dalam paparannya, Suripno menjelaskan bahwa pelaksanaan program bedah rumah pada tahun 2027 memiliki pendekatan yang berbeda, khususnya dalam hal pendataan dan perlengkapan administrasi dibandingkan periode sebelumnya. Oleh karena itu, sosialisasi menjadi langkah penting untuk menyamakan pemahaman antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami memandang ini sebagai kesempatan untuk memperkuat sosialisasi, baik terkait protokol undangan maupun pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan program. Termasuk bagaimana mekanisme pengajuan program bedah rumah bisa berjalan lebih efektif dan terstruktur,” ujarnya.
Suripno juga menyampaikan bahwa terdapat lima kelompok kegiatan yang dilaksanakan pada bulan April hingga Mei dengan materi yang sama, namun menyasar kecamatan yang berbeda di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya. Kecamatan yang terlibat di antaranya Banjar Utara, Banjar Timur, Banjar Selatan, dan Banjar Tengah.
Menurutnya, pendekatan ini penting agar pelaksanaan program di setiap wilayah dapat berjalan seragam dan tidak terjadi perbedaan pemahaman di lapangan.
Lebih lanjut, ia menyinggung capaian program bedah rumah yang dilaksanakan pemerintah provinsi. Pada tahun 2025, jumlah unit rumah yang dapat dibedah masih berada pada angka 63 unit. Namun, ia optimistis pada tahun 2027 jumlah tersebut dapat meningkat signifikan.
“Kita berharap pada 2027 nanti bisa lebih dari 300 unit rumah yang dapat ditangani. Ini tentu membutuhkan perencanaan yang lebih matang dan kolaborasi semua pihak,” katanya.
Suripno menegaskan bahwa DPRD Kalsel, khususnya Komisi II, akan terus mendorong agar program ini berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia juga berharap sosialisasi yang dilakukan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terkait prosedur pengajuan serta memastikan program bedah rumah benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





