Subhan Nor Yaumil Pimpin ICF Kalsel, Fokus Pembinaan Olahraga Sepeda di Banua

Banjarmasin, Duta TV — Subhan Nor Yaumil resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi Indonesian Cycling Federation atau ICF Kalimantan Selatan periode 2026 hingga 2030.
Hasil tersebut ditetapkan melalui Musyawarah Provinsi ICF Kalimantan Selatan yang berlangsung Rabu sore.
Di bawah kepengurusan baru, ICF Kalsel akan memfokuskan program kerja pada tiga aspek utama, yakni prestasi, penyelenggaraan event, dan keterlibatan masyarakat.
Selain pembinaan atlet, ICF Kalsel juga berencana kembali menggelar event balap sepeda berskala lebih luas.
Salah satu agenda yang akan dihidupkan kembali adalah Tour de Loksado, yang sebelumnya pernah menjadi salah satu event olahraga dan pariwisata di Kalimantan Selatan.
Nama event tersebut nantinya masih akan dibahas, termasuk kemungkinan menggunakan nama Tour de Banua atau Tour de Meratus.
Event tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara olahraga dan sektor pariwisata, sekaligus memperkenalkan potensi Kalimantan Selatan kepada masyarakat luar daerah hingga mancanegara.
Sementara dari sisi masyarakat, ICF Kalsel akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan pihak swasta.
“Visi kita yaitu mewujudkan ICF Kalsel yang berprestasi, membudaya, dan bermanfaat bagi masyarakat Banua kita, Provinsi Kalimantan Selatan. Ke depan dari 2026 sampai dengan 2030, fokus kita ada tiga, yaitu prestasi, event, dan masyarakat. Berkaitan dengan event, di Provinsi Kalimantan Selatan dulu pernah menyelenggarakan event Tour de Loksado. Sejak beberapa tahun ini Tour de Loksado tidak dilaksanakan lagi, ini akan kami giatkan kembali agar sinergi kita dengan sport tourism di Provinsi Kalimantan Selatan bisa lebih dikenal di luar Provinsi Kalimantan Selatan, bahkan dunia. Kemudian masyarakat, kita kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan pihak swasta, agar kita sama-sama mengampanyekan bersepeda sehat, bersepeda selamat,” ucapnya.
Dari sisi prestasi, pembinaan atlet akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia dini hingga kelompok elite.
Targetnya, atlet Kalimantan Selatan mampu menembus podium pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau Popnas, serta berbagai kejuaraan nasional yang digelar ICF Pusat.
Pengembangan atlet juga akan diarahkan pada nomor road maupun mountain bike atau MTB.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk, menilai Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet berprestasi di kedua nomor tersebut.
Sejumlah atlet asal Kalimantan Selatan sebelumnya juga telah menunjukkan prestasi pada kejuaraan MTB.
“Kalsel ini selalu hadir di setiap Kejurnas. Kalau ketua terpilih dan pengurusnya nanti berkonsentrasi di road, saya yakin road juga bisa menjadi potensi besar menyumbangkan atlet ke tingkat nasional dan internasional.
Begitu juga di MTB. Beberapa atlet dari Kalsel juga mendapatkan juara. Sehingga MTB juga merupakan potensi,” ujarnya.
Kepengurusan baru ICF Kalimantan Selatan diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi di tingkat nasional dan internasional, sekaligus menjadikan olahraga bersepeda sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Banua.
Reporter: Nina Megasari





