Stock Gas Menumpuk, Giliran Pengelola Pangkalan LPG di Tala Mengeluh

Tanah Laut, DUTA TV — Setelah sempat mengalami kekosongan, polemik distribusi gas elpiji 3kilogram di Kabupaten Tanah Laut, kembali mengemuka.

Persoalan mengemuka setelah puluhan pemilik pangkalan LPG mendatangi rumah dinas wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman, dan mengeluhkan penumpukan kuota gas elpiji melon lantaran tidak mampu menjual secara keseluruhan.

Para pemilik pangkalan mengeluhkan kesulitan untuk menjual gas elpiji melon secara keseluruhan sesuai kuota dari agen. Bahkan masih tersisa ratusan tabung gas melon yang tidak terjual oleh pangkalan LPG.

Penyebab menumpuknya stock gas elpiji 3 kilogram dipangkalan, disinyalir lantaran dampak dari kebijakan Pemkab Tanah Laut menertibkan pengecer gas melon yang menjual melebihi het, dan kebijakan terhadap PNS atau ASN di Pemkab Tala untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi.

“Kami minta kebijakan agar kami bisa distribusikan gas melon, kendala penjualan susah karena ada aturan ada PNS dan sebagainya, ada ketidak tahuan dari PNS. ratusan tabung gas pink tidak terjual,” kata Sari- Pengelola Pangkalan LPG

“Terlebih dahulu harus menghimpun secara keseluruhan informasi, seperti dari pertamina, agen, pangkalan, dan masyarakat, secara keseluruhan kita dapatkan informasi yang valid, agar Perbup ini mendapatkan hasil yang baik, tetap saja pangkalan yang bertanggung jawab, pemerintah akan merekomendasikan dan juga kami pikirkan transportasi,” tutur Abdi Rahman Wakil Bupati Tanah Laut

Setelah dialog, didapat sejumlah poin titik temu salah satunya kuota LPG 3 kilogram akan dialihkan ke daerah yang tidak terlayani tabung gas melon.

Reporter : Suhardadi

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *