Siap – siap ! 320 Wartawan Bakal Divaksin di Sekretariat PWI Kalsel

Banjarmasin, DUTA TV — Sebagai langkah uapaya dalam mengatasi wabah pandemi COVID 19 di Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, akan menjalani vaksinasi terhadap seluruh pekerja media atau wartawan yang selama ini bekerja dalam menjalankan tugas jurnalistiknya di lapangan.

Berdasarkan pejadwalan yang ada, rencananya proses pemberian vaksin terhadap para pekerja media atau insan pers tersebut dilakukan pada hari pada Rabu (10/3/2021) di Sekretariat PWI Kalsel.

Lihat Juga :  Pemprov Bantu 5.000 Unit Alat Rapid Test Antigen ke Kabupaten Banjar

Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh pengurus PWI Kalsel, dan telah diserahkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel tercatat ada 320 orang wartawan nantinya yang akan dilakukan vaksin.

Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie mengatakan, ada beberapa mekanisme nanti yang akan dilalui terutama standar dari Dinkes, kemudian rencananya vaksin sendiri dilakukan dengan metode atau konsep per dua jam dengan perkiraan 50 orang.

Lihat Juga :  49 Calon Jemaah Calon Haji Kotabaru Disuntik Vaksin

“Terkahir pendataan jumlah 320 orang wartawan termasuk ikatan keluarga wartawan Indonesia dan beberapa organsiasi kewartawanan di Kalimantan selatan , fokus kita wartawan Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, untuk wartawan kabupaten kita minta wartawan kabupaten untuk memberikan datanya nanti ke dinas kesehatan kabupaten setempat, dari teknis per dua jam mungkin 50 orang divaksin, ada 6 sesi, dari pukul 08.00 WITA sampai pukul 10.00 WITA, disambung mulai 10.00 WITA sampai pukul 12.00 WITA dan terkahir dari pukul 16.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA” Ucapnya.

Lihat Juga :  Cegah Penularan, Pedagang Pasar Antasari Ditarget Jalani Vaksiniasi

Sebelum dilakukan vaksin, wartawan akan dilakukan verifikasi data, skrining, dan tensi darah. Zainal Helmie mengapresiasi Dinas Kesehatan Kalsel atas bantuan vaksinasi untuk insan pers.

Sebab awak media patut diperhatikan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda, lantaran kerja wartawan di lapangan cukup rentan terpapar.

Reporter: Rahmatillah

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *