Sholat Jumat Ditiadakan, Ratusan Warga Masih Sholat Dzuhur Berjamaah

DUTA TV BANJARMASIN – Berdasarkan himbauan Majelis Ulama Indonesia provinsi Kalsel dan Maklumat Kapolri dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Masjid Raya Sabilal Muhtadin meniadakan sholat Jumat berjamaah, dan menghimbau masyarakat untuk beribadah dirumah masing-masing.
Jumat siang (27/03/2020), masjid kebanggaan warga banua ini terlihat sepi dan lengang tanpa ada dihadiri warga ataupun Jamaah, dan hanya beberapa pengurus serta panitia masjid yang bertugas.
Penanda waktu sholat lima waktu tetap dikumandangkan dan pelaksanaan sholat Jumat digantikan sholat Dzuhur. Meski dari himbauan dianjurkan agar beribadah dirumah, beberapa warga masih tetap menunaikan kewajiban di Masjid Sabilal, dan terlihat ada ratusan jemaah.
“Mulai hari ini kita tiadakan sholat Jumat, untuk memutus mata rantai Virus Corona, Jumat itu mengumpulkan orang banyak, kita bergerak dari dasar edaran pemerintah, dan himbauan MUI Kalsel,” jelas Darul Quthni, ketua badan pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Jemaah Sedih Seumur Hidup, Baru Kali Ini Tak Laksanakan Sholat Jumat
Seorang jemaah yang juga Merbot Masjid Jatmo Madiono merasa sedih tak dapat melaksanakan ibadah sholat Jumat kali ini. Menurutnya selama 30 tahunan menjadi petugas kebersihan, kali ini sejarah dirinya tak melaksanakan ibadah jumat berjamaah karena terjadinya pandemi Covid-19.
“Rasa sedih, kaya apakah hati, petugas sudah 37 tahunan sejak 83. Seumur hidup baru ini tidak sholat Jumat,” ujarnya.
Rencananya kebijakan ditiadakannya sholat Jumat berjamaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin ini akan dilaksanakan selama 2 pekan atau 2 kali sholat jumat, sesuai prosedur kesehatan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Reporter : Fadli Rizki





